Home » Rubrik Khusus » Civitas Akademika » Takkan Lelah Ku Menunggumu Membaru

Takkan Lelah Ku Menunggumu Membaru

indonesia

www.shnews.co

Sudah sekian lama ku menunggu,
10 tahun lebih kiranya, Menantimu menjadi baru
Orang bilang dahulu kau tak merdeka sepenuhnya,
Sang penguasa terdahulu semena-mena mengurus kepentingkan perut mereka sendiri,
Tapi lihatlah kini, apa kau sudah menjadi yang semestinya?

Ternyata, penguasamu saat ini masih lapar,
bukan hanya perut tetapi citranya pula menuntut
Wahai Indonesiaku, kebanggaanku, Takkan letih terasa berdoa untukmu,

Demi masa depanmu yang bersih, Demi HAM yang selama ini diselewengkan,
Demi pajak yang tak kami tahu untuk apa di bayarkan,
Demi rakyatmu yang tak bisa tidur kelaparan di kala malam,
Demi tanah dan airmu yang berlimpah ruah namun tak untuk rakyatnya,
Ku takkan lelah berharap dan berusaha, agar kau menjadi Sang Raja Dunia.

Berharap pada pemimpinmu kelak,
Tanpa tipu muslihat dan bualan-bualan sampah,
Tanpa KKN dan penyakit serakah lainnya

Sadarlah wahai semua, Negeri ini hanya butuh satu hal,
Yang tak pandang bulu besar atau kecil,
Salah atau benar, Dan hal itu adalah hati.

Sang pemimpin bangsa,
Milikilah hati untuk memimpin kami, untuk memperbaiki Indonesiamu,
Karena, Hanya dengan hati dan ketulusan,
orang-orang tuli mampu mendengarmu
Dan orang-orang buta dapat menyaksikanmu berjuang untuk negeri.

Oh pemimpin bangsaku,
Takkan lelah ku menantimu
Karena aku menggantungkan padamu kehidupan yang lebih baik,
Menjadi Indonesia baru…

Facebook Comments

About fatimah

3 comments

  1. kapan ya indonesia membaru… sekarang lagi membiru karena memar.. lagi sakit indonesia kita..

  2. katedrarajawen

    Pasti akan ada waktunya datang, masa depan cemerlang utnuk negeri kita

  3. semoga terkabul yaa puisinyaa :)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif