Home » Rubrik Khusus » Fey's Corner » Hati Hati Scammer Indonesia Mengaku Pelaut

Hati Hati Scammer Indonesia Mengaku Pelaut

www.techinasia.com

www.techinasia.com

Sejak jaman dulu soal tipu menipu di Indonesia sudah tak asing lagi. Tak terhitung banyaknya cara menipu yang dilakukan oleh mereka, baik lelaki atau perempuan.

Seiring maraknya scammers asal Nigeria maka beberapa lelaki Indonesia mulai meniru sepak terjang mereka. Bedanya scammer Nigeria ngga nipu bangsanya sendiri, sebaliknya penipu Indonesia ngga peduli yang ditipu saudara sebangsa dan setanah air.

Ada yang mengaku Polisi, Dokter, Manager di perusahaan minyak ternama , pelaut dll. Peran memang berbeda tapi tujuan mereka sama yaitu mengeruk uang siwanita. Pertama si wanita di hujani perhatian dan kasih sayang, abis gitu minjam duit. Ada yang alasan ingin cuti, ingin naik pangkat atau ibunya sakit kanker dll makanya butuh uang. Masa kerja enak koq bokek!

” Bun, menurut pendapat bunda apakah orang ini scammer? ” demikian pesan yang saya terima dari gadis cantik bernama Via ( samaran)

Setelah saya membaca curhatnya Via, saya langsung jawab yes 1000% scammer Indonesia. Setelah itu sejenak saya berpikir , andai saja wanita Indonesia yang sedang cari pasangan secerdas Via. Tentu scammers lokal dan international pada mati kutu ngga punya penghasilan.

Via yang saat ini bekerja di Middle East berkenalan dengan Amir (samaran) yang mengaku seorang pelaut. Awalnya Amir begitu perhatian pada Via, tak lama dia menyatakan sayang. Tiap hari SMS mengingatkan Via agar tak lupa sholat.

Kenal belum sebulan Amir sudah minta tolong pada Via untuk meminjam uang. Katanya gaji dan depositonya baru bisa diambil setelah selesai kontrak. Rencana Amir akan cuti dan ingin mengalihkan gaji dan depositonya tapi harus bayar 50 juta. Dia minta Via nambahin 10 juta. ( Baru kenal sudah minjam uang? lagi mana ada gaji pelaut ngga dibayar -fd)

Amirpun minta nomor rekening Via tapi si gadis manis ini sangat cerdas. Via beralasan tak punya rekening dibank , cuma bapaknya yang punya tapi saldo ngga ada. Alasan Amir minta rekening karena uang depositonya mau di alihkan ke rekening ayahnya Via. (Makin ngga masuk diakal, ketemu aja belum masa mau kirim uang deposito kerekening orang lain – fd)

Via berkesimpulan bahwa Amir memang scammer Indonesia.

Alasannya :

1. Teman FB Amir ada 18 orang semuanya cewek dan salah satu sudah jadi korban yaitu TKI Saudi kena beberapa juta rupiah.

2. Amir tak mau di ajak cam to cam dengan banyak alasan. Karena photo yang dipakai hasil curian, entah milik siapa.

3. Kerja di pelayaran tapi chat melulu lewat whatsapp!

Via memaki sebelum ngeblock si Amir dari whatsapp :

” Loe kira gue cewek yang gampang dibodohin pakai rayuan? Basi loe!! Gue sudah tahu kalau loe scammer. Nauzubillah dari pada gue kasih duit ke loe lebih baik buat ortu dan nolong orang tak mampu! Orang kayak loe pantasnya masuk neraka jahanam karena loe menghisap darah bangsamu sendiri.!”

Well done girl! Demen saya kalau ketemu cewek ngga gampang ditipu.

Biasanya scammer Indonesia cari mangsa pekerja wanita di luar negeri. Pertama karena uangnya banyak , kedua kalau tertipu susah lapornya karena jauh dari Indonesia. Namun ada juga yang hanya beda kota atau pulau menjadi korban penipuan.

Tak salah berkenalan atau cari pasangan di dunia maya, tapi kalau ujung ujungnya duit! FORGET IT!!

Semoga Allah selalu melindungi wanita wanita Indonesia dari penipu di dunia maya ataupun nyata. Semoga para penipu segera sadar dan mendapat pekerjaan halal. Amin.

Catatan :

Terima kasih utk “Via” yang mengizinkan saya menulis kisahnya.

Facebook Comments

About fey down

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif