Home » Rubrik Khusus » Fey's Corner » Wanita Ini Mengerti Scammer Cinta Tapi Terjebak Juga

Wanita Ini Mengerti Scammer Cinta Tapi Terjebak Juga

IMG_0032_3Tak ada yang salah jika banyak wanita mendambakan pria sesuai kriteria mereka. Kaya, ganteng, pengusaha, pejabat atau berpangkat. Jumpa didunia maya, berjodoh di dunia nyata. Ketemu soul mate lewat internet. Semua itu wajar wajar saja. Namun sayang banyak wanita kurang hati hati dan teliti, hingga menjadi korban scammer cinta.

Salah satunya adalah Pamela ( nama samaran), seorang wanita Australia yang mengerti tentang scammer cinta sejak lama tapi akhirnya jadi korban juga.

Pertengahan tahun 2013 tiba tiba saja Pam mendapat pesan di Facebook dari pria bernama Henry Roy Pam begitu hati hati dan tak mau percaya begitu saja karena ia tahu banyak scammer cinta didunia maya. Ia khawatir kalau Henry adalah salah satu dari mereka. Sebelum menerima pertemanan Henry, Pam melihat lihat dulu halaman Facebooknya.

Disitu terlihat photo photo Henry yang ganteng dengan berbagai gaya. Memang teman temannya tak begitu banyak padahal Henry bergabung dengan Facebook sejak tahun 2011. Ia mengaku Engineer berdarah Irish yang pindah ke Bristol UK. Ia juga mengaku dalam 6 bulan kedepan akan bekerja membangun sebuah jembatan di Sabah Malaysia.

Setelah beberapa kali chatting, Pam merasa apa yang ia khawatirkan tentang scammer tak ada sama sekali dalam diri Henry. Bahasa Inggris Henry bagus sekali, tak ada kesalahan spelling atau grammar. Benar benar seseorang yang well educated.

Pam seperti berhubungan dengan seseorang yang sangat serius mencari pendamping hidup. Sulit mencari tanda tanda jika Henry seorang scammer. Tak ada rayuan gombal atau janji janji muluk. Memang Henry banyak bertanya tentang Pam, tapi katanya semua itu untuk saling mengenal. Saat Pam minta photo photo yang lain, iapun segera mengirimnya dengan tambahan kisah dibalik photo photo tersebut.

Henrypun bercerita bahwa ia memiliki segalanya dalam hidup kecuali seorang istri. Enam tahun hidup sendiri karena tak percaya pada wanita. Namun hatinya berubah saat berkenalan dengan Pamela. Henry siap berkarir dan tinggal di negara wanita yang dicintainya.

Dua bulan kemudian, Pamela mulai jatuh hati pada Henry dan merekapun resmi berpacaran. Sejak itu Henry mulai menebar rayuan gombal tapi saat itu Pam tak menyadarinya. Henry mengatakan bahwa Tuhanlah yang mempertemukan mereka berdua dan hidupnya bersinar kembali setelah bertemu Pam. Henry juga berniat mengunjungi Pam di Australia dan akan melihat sejauh mana hubungan mereka setelah bertemu nanti. Tentu saja hati Pam makin berbunga bunga.

Tak lama kemudian Henry menepati janjinya pada Pam. Ia mengirim bukti konfirmasi tiket pesawat London – Kuala Lumpur – Melbourne lewat email. Di situ tertera detail perjalanan dikelas business plus hotel bintang lima tempat Henry akan menginap. Ia akan berangkat dari London pada tanggal 30 September 2013. Pam makin yakin bahwa Henry adalah seorang pengusaha sukses dan serius ingin membangun masa depan penuh bahagia bersamanya.

Selama menjalin cinta jarak jauh, Henry tak pernah menyinggung masalah uang seperti kebiasaan yang dilakukan scammer cinta. Hingga dua hari sebelum kedatangannya di Melbourne, tiba tiba Henry mengaku bahwa dompet yang berisi uang dan beberapa kartu kredit tertinggal di taxi. Ia tak minta uang pada Pam tapi hanya cerita tentang musibah yang menimpanya. Sebagai kekasih yang baik, Pam langsung menawarkan bantuan dengan mengirim uang pada Henry sejumlah 1000 dollar . Henry pun berjanji akan segera mengembalikan uang Pam setelah menerima kartu kredit pengganti dari UK.

Dua hari kemudian dengan hati berdebar bahagia, Pam menunggu kedatangan Henry di airport Tullamarine, Melbourne. Namun si dia tak pernah muncul, hp tak dapat dihubungi. Disitulah Pam menyadari bahwa ia telah menjadi korban scammer cinta.

Pam mencari bukti dan menemukan bahwa photo yang ditunjukan padanya selama ini adalah milik Nico Tijsen , Creative Director of Rivièra Maison, Netherland. Pam mengirim bukti photo photo tersebut pada Henry dan tak lama kemudian akun facebooknya diblok oleh Henry.

Setelah membaca kisah Pam, saya berkesimpulan bahwa Henry ini senior scammer yang dengan halus menjebak korbannya. Tentu saja ia dapat menjelaskan semua photo photo yang dikirim pada Pam karena hanya copy paste dari website resmi Nico Tijsen.

Tips Dari Penulis :

Jika ada bule ngajak kenalan dengan photo ganteng atau pakai seragam militer, Jangan dulu klepekan, ke GR an dan termehek mehek. Cek photonya pakai google image atau suruh dia cam to cam. Jangan pake lama , jangan buang waktu. Kalau dia banyak alasan..I am sorry good bye gitu…Jangan mau dibegoin scammer cinta.

Semoga kita semua dapat belajar dari kisah Pam dan lebih berhati hati lagi di dunia maya.

Sumber photo : nicolicious.com

Terima kasih untuk ” Pamela” yang sudah mengizinkan saya menterjemahkan kisahnya.

Facebook Comments

About fey down

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif