Home » Rubrik Khusus » Fey's Corner » Hati Hati Scammer Asal Indonesia Gentayangan di Facebook

Hati Hati Scammer Asal Indonesia Gentayangan di Facebook

13793153552089768661_300x165.48387096774Ternyata scammer cinta asal Indonesia banyak gentayangan di Facebook. Mereka cari duit dengan meniru cara cara scammer cinta asal Nigeria, Ghana, Rusia dan lain lain. Mungkin mereka iri pada pada scammer luar negeri yang duitnya bertumpuk tumpuk.

Caranya sama yaitu rayuan gombal tapi modusnya beda. Scammer Indonesia merayu dengan segala perhatian, lalu pinjam uang dengan alasan yang didramatisir. Seperti ibunya sakit kanker paru, kanker otak dll. Kadang minta dibeliin barang pada si cewek ( koq ngga tau malu ya minta sama cewek? – FD) Uang didapat sidia menghilang. Ganti ID di Facebook dan beli SIM Card yang baru.

Scammer Indonesia ngga pasang photo bule ganteng atau army seperti scammer luar negeri. Scammer Afrika modusnya kirim hadiah mewah atau uang. Mereka ngga mau nipu bangsanya tapi scammer Indonesia beraninya nipu bangsa sendiri. Ujung ujungnya semua sama yaitu ngembat uang kita.

CERITA KORBAN :

Dinda (samaran ) adalah BMI yang bekerja di Macau. Suatu hari ada pesan lewat FB dari seorang pria sebut saja Budi, asli Indonesia dan tinggal di Indonesia mengajaknya berkenalan. Budi mengaku duda anak satu yang bekerja di salah satu perusahaan minyak ternama. Budi mulai memasang jerat . Perlahan dan pasti keluarlah rayuan gombalnya yang membuat Dinda jatuh cinta. Beberapa bulan kemudian, Budi meminjam uang dengan alasan anaknya sakit. Saat itu Dinda ngga mikir masa sih kerja di minyak ngga punya duit? Lagi pula di perusahaan besar biasanya gratis berobat.

Tak tega mendengar sang kekasih maya sedang butuh uang. Dindapun memenuhi permintaan si pria dengan mengirim sejumlah pertama satu juta lalu 500 ribu, total Rp. 1,500.000. Setelah terima uang, Budi memblok pertemanan dengan Dinda, nomor HP juga sudah dilempar entah kemana. Barulah Dinda sadar kalau dia sudah ditipu mentah mentah.

Korban lain sebut saja Rita yang juga BMI . Desember tahun lalu tiba tiba ia mendapat pesan lewat FB dari seorang pria bernama Iwan (samara) . Merekapun berkenalan tapi Rita tak begitu melayani. Sipria ngga nyerah, ia melancarkan rayuan gombal, akhirnya Rita menerima si cowok jadi pacarnya. Suatu hari Iwan mau pinjam uang, tapi Rita mampu menolak dengan alasan keluarganya sedang butuh uang. Iwan mencoba lagi kali ini minta di belikan Blackberry, itupun di tolak Rita. Entah mengapa menjelang hari raya, sipria terus saja merayu mau pinjam uang dan hati Rita luluh. Uang dikirim si pria menghilang dari FB dan HP pun sudah tak aktif.

NYARIS JADI KORBAN

Kisah lain dari seorang gadis sebut saja namanya Intan, dia hampir tertipu pria di Facebook yang mengaku konsultan hukum. Akun si pria bukan hanya satu tapi banyak seperti BI, S, RH, BP. Saat kenalan dengan Intan , si pria memakai akun dengan initial BI. Intan sempat mengetahui alamat dan no hp si pria ini karena beberapa saat setelah berkenalan, BI minta dibelikan HP dan kain sutra untuk ibunya yang sedang sakit (kualat tuh si BI kalau ibunya masih sehat dibilang sakit-FD ) lalu memberikan alamat di Jakarta lengkap dengan nomor hp. Untung Intan keburu sadar bahwa ia akan ditipu.

Ciri Ciri Scammer Cinta Asal Indonesia :

  • Sasaran mereka biasanya Buruh Migran Indonesia karena pasti punya uang tapi tidak menutup kemungkinan merayu wanita yang ada di Indonesia juga.
  • Rayuan gombal jadi senjata biar wanita kesepian klepekan
  • Mulai berani minta kirim barang dan pinjam uang
  • Mengaku bekerja di minyak, konsultan hukum pokoknya jabatan keren.

Cara Menghindari Scammer Cinta :

Jangan mudah digombalin pria di internet atau Facebok jika ditemui tanda tanda seperti dibawah ini :

  • Berani minta barang dan pinjam uang ( ngga ketemu , ngga kenal dah berani minjam uang? Cowok apaan kayak gitu? Ngga punya malu ngga punya harga diri!)
  • Untuk meyakinkan korbannya, si pria memberikan copy KTP atau alamat rumah. Minta tolong pada keluarga atau teman teman di Indonesia yang tinggal didaerah seperti di sebut si pria untuk menyelidiki apakah benar alamat itu.
  • Namanya lagi dirayu, cewek juga harus pintar. Jika dia ngaku kerja di minyak, konsultan hukum dan sederet jabatan yang bikin ngiler. Tanya alamat dan telpon kantornya. Minta tolong keluarga atau teman teman untuk menelpon kantor tsb.
  • Biasanya jika terlanjur jatuh cinta, si wanita mau saja disuruh photo2 atau buat video tanpa busana dengan alasan tanda cinta karena hubungan jarak jauh. Hati hati, photo dan video tsb bisa jadi bahan pemerasan si pria.

Mengapa banyak penipu gentayangan di Facebook ? karena siapa saja bisa membuat seribu ID, setelah menipu tinggal tutup akun, ganti dengan ID lain. Sama seperti membeli SIM card di Indonesia, setelah menipu tinggal lempar ganti yang baru. Maka sebagai wanita kita harus berpikir jernih dan pakai logika. Jangan mudah percaya pada rayuan gombal dari pria dimana saja.

ID di Facebook bisa palsu, photo boleh curi dan no HP bisa gonta ganti. Waspadalah wahai wanita. jangan sampai tertipu mentah mentah oleh scammer cinta dimana saja.

Semoga para penipu segera sadar dan mendapat pekerjaan halal. Amin YRA.

Facebook Comments

About fey down

2 comments

  1. tjiptadinata effendi

    Tulisan yang bermanfaat seperti biasa mbak Fey. Memang benar banyak Mbak, yang paling sring adalah minta bantuan untuk bayar uang sekolah anak. Nah,karena kami memang sejak dulu sering bantu orang,maka istri saya transferkan sejumlah uang kepada si ibu..Eee ternyata selang beberpa hari minta lagi pada saya. Mungkin dia tidak tahu bahwa bu Lina adalah istri saya. Nah ,sejak itu semua bantuan kami hentikan. Lebih baik memberi orang yang sungguh sungguh membutuhkan.terima kasih dan salam hangat

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif