Home » Rubrik Khusus » Fey's Corner » Sahabatku Ditipu Scammer Sexy Asal Asia

Sahabatku Ditipu Scammer Sexy Asal Asia

Jatuh cinta di dunia maya ngga ada yang larang, banyak koq yang berjodoh lewat media sosial.  Namun tak dapat dipungkiri begitu banyak pria dan wanita jatuh cinta  didunia maya  tanpa menggunakan logika. Cuma dikasih lihat photo bule ganteng dan cewek super sexy , mereka udah pada klepekan termehek mehek. Ada juga yang berjumpa di dunia nyata tapi tertipu juga seperti kisah sahabat saya dari Amerika.

Sudah terlalu   banyak korban penipuan dunia maya dan nyata tapi  masih ada saja yang jadi korban  cinta pura pura. Kasarnya kalau  jatuh cinta  ngga cukup pake rasa tapi gunakan juga  otak anda.

Kisah ini menimpa  John asal San Francisco dua tahun lalu. Duda beranak satu ini usianya tidak muda lagi, kira kira 56 tahun.  Ia cerai dengan mantan istrinya asal Philipine.  Suatu hari John berkenalan dengan cewek berusia 30 th asal Asia  sebut saja namanya Vira (penulis  ngga enak  sebut asal nya dari negara mana).

Sejak pertama John mengenal Vira, memang tak ada yang disembunyikan oleh cewek ini. Photo photo sexy semua asli plus cam to cam hampir setiap hari.  Akhirnya John jatuh cinta setengah mati dengan si kekasih maya.  Vira mengaku masih kuliah dan bercita cita menjadi nurse tapi kekurangan biaya. Tanpa ragu John membantu sang kekasih dengan mengirim uang setiap bulan.

Enam bulan  berlalu, hubungan John dan Vira  makin serius walau cuma lewat chat dan telepon. John merencanakan datang ke negara Vira untuk mengenal keluarganya. Ia juga berjanji akan segera menikahi Vira dan membawanya ke Amerika. Pokoknya setiap cerita ke saya  semua tentang Vira , si gadis sexy nan cantik jelita. Sebagai kawan tentu saya ikut bahagia.

Saat itu bulan Oktober 2012 , John memperlihatkan tiket yang sudah dibelinya. Ia akan berangkat di awal November selama dua minggu. Ini  adalah perjalanan pertamanya ke luar negeri untuk menjumpai pujaan hati.  Hotel sudah di booking oleh Vira , ia juga akan menjemput John di airport setempat. Hari hari akan mereka lalui bersama di hotel itu sebelum John bertemu keluarga Vira. Indah sekali rencana mereka.

Pada hari H, terbanglah John menuju negara pujaan hati. Ada kejutan hadiah ia sisipkan ditas pinggangnya  yaitu cincin pertunangan untuk Vira.  Perjalanan dari San Francisco ke negera  sang kekasih kurang lebih 26 jam.

Saat tiba di airport  John langsung  mengaktifkan  hpnya. Tiba tiba  ada SMS yang mengatakan bahwa Vira tak bisa jemput karena mendadak ada urusan keluarga tapi ia telah minta seseorang untuk menjemputnya. Benar saja ada seorang lelaki berdiri dengan memegang papan nama ditangannya. John diantar ke hotel untuk beristirahat sambil menunggu Vira yang berjanji akan segera menemui John.

Satu jam kemudian saat John masih mengeluarkan isi  kopernya, terdengar bel pintu berbunyi. Ternyata Vira yang sexy dan cantik jelita berdiri disana dengan senyum penuh bahagia. Ditangannya ada tas berisi pakaian untuk menginap. Ia memakai rok mini warna merah dengan blouse putih setengah terbuka membuat mata John tak berkedip memandangnya.   Vira yang dilihat lewat webcam ternyata aslinya lebih cantik.

Tanpa berlama lama John menarik Vira ketempat tidur,  memeluknya  penuh cinta, menghujaninya dengan ciuman penuh gairah.  Vira sengaja melayani dengan berani agar John makin lupa diri.  Tiba tiba Vira mendorong tubuh John dan menyuruhnya mandi dulu biar bersih, wangi dan segar.  John mengajak mandi bersama tapi Vera menolak dengan alasan sudah mandi tinggal ganti baju tidur yang sexy katanya. Ia  makin tak sabar walau dirinya kelelahan dalam perjalanan tapi begitu jumpa sang kekasih, energynya kembali berapi api.

Sambil mandi , John sudah membayangkan hari hari bersama sang kekasih. Memberi Vira kejutan dengan cincin pertunangan. Sayup sayup John mendengar suara musik yang diputar Vira , musik romantis untuk mengiringi malam pertama mereka bersama dialam nyata.

Yakin sudah bersih dan wangi, John keluar dari kamar mandi dan Vera tak ada disana. Mungkin sedang keluar minta sesuatu di front office pikirnya. Lima belas menit berlalu, John mulai curiga. Matanya mencari cari tas pinggang yang ada dompet,  cincin untuk Vira  dan passportnya.

John baru sadar ternyata uang yang berjumlah lumayan, cincin emasnya,  cincin utk Vira, jam tangan, hp, laptop  lenyap tak berbekas. Hanya tersisa kartu ATM, kartu kredit  dan passport. Pakaian Vira berserakan dikolong tempat tidur dan tas itu digunakan untuk meletakan  barang barang jarahan. Vira menghilang tanpa bekas, hpnya sudah tidak aktif.

Dengan panik John melapor pada petugas hotel yang mengira Vira hanyalah wanita panggilan karena mereka tidak check in sama sama. Ia disarankan kekantor polisi.  Walau John sudah memperlihatkan photo photo Vira tapi polisi beralasan sulit melacak karena bisa saja wanita itu berasal dari luar daerah.

Hanya dua hari di negara sang kekasih, John pulang kembali ke Amerika dengan membawa hati yang luka dan rugi materi pula. Sejak itu John tak bisa lagi menghubungi Vira baik lewat Yahoo Messanger, Skype atau Facebook. Semua akunnya sudah ditutup. Mungkin ia ganti nama dan cari mangsa lagi.

Sungguh saya kasihan pada John, tapi mau bilang apa semua sudah terjadi. Ternyata scammers dimana mana sama saja. Mereka itu kejam dan sadis. Maka hati hatilah jika berkenalan di DUMAY atau DUTA, jangan lupa selalu berdoa agar Tuhan melindungi kita.

SALAM WASPADA

Facebook Comments

About fey down

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif