Home » Rubrik Khusus » Fey's Corner » Waspada Jika Kartu ATM Macet

Waspada Jika Kartu ATM Macet

Saat anda mengambil uang di ATM dan tiba tiba kartu tak bisa masuk. Segera tinggalkan gerai ATM dan jangan mau dibantu oleh siapapun yang menawarkan pertolongan kecuali security bank. Walau tak semua yang ingin nolong itu berniat jahat tapi lebih baik pindah ke ATM yang lain saja.

Picture : ww.atmms.com

Picture : ww.atmms.com

Kejadiannya akhir September 2014, seorang ibu di Tangerang  kehilangan 14 juta rupiah karena membiarkan seseorang membantunya saat kartu ATM tak bisa masuk seperti ada yang mengganjal di slot ATM.

Sebut saja namanya Rosa yang memiliki usaha  bakmi dan jus di sebuah ruko. Seperti biasa, hasil keuntungan berjualan selalu ia kumpulkan di salah satu bank yang cukup ternama, lalu setelah mencapai 15 jutaan langsung di pindahkan ke bank lain lewat ATM.

Malam itu Rosa menuju ATM yang biasa ia datangi. Suasana saat itu terlihat sepi, lalu ia masukan kartu ATM tapi macet. Entah dari mana datangnya, tiba tiba seorang bapak menawarkan bantuan.

“ Kenapa bu ATMnya ? “

“ Macet pak, tau kayak ada yang ganjal di dalamnya,”

“ Coba sini saya bantu, mana kartu ATM ibu.”

Tak lama si bapak mencoba memasukan kartu ATM tersebut dan ternyata bisa tapi tak sampai memencet PIN. Ia minta pada Rosa untuk mencoba sendiri dan memasukan no PIN. Pertama kali dinyatakan PIN salah tapi si bapak menyuruh Rosa mencoba lagi, gagal lagi tak lama si bapak pergi. Takut salah lagi memencet PIN, Rosapun membatalkan transaksi, tapi hatinya sedikit curiga karena kartu ATM nya beda walau sekilas sama.

Rosa langsung menelpon Call Center bank tersebut, tapi dia tidak hafal nomor rekening atau nomor kartu ATM, sedang bank sudah tutup. Sampai dirumah ia telpon kembali ,ternyata ada transaksi penarikan dan pemindahan dana sebesar 15 juta rupiah . Saldo yang tersisa hanya 100 ribu saja.

Malam itu juga Rosa lapor ke kantor polisi terdekat dan besok paginya membawa laporan tersebut ke bank untuk diproses. Ia ingin mengetahui siapa yang telah menipunya di ATM tadi. Ternyata perlindungan terhadap nasabah bank itu sangat ketat. Rosa sangat kecewa dan langsung menutup akun banknya hari itu juga.

Kesimpulan saya atas kasus yang menimpa Rosa :

  • Rosa tak sadar jika si bapak menukar ATMnya dengan ATM Rosa.
  • Kartu ATM terlihat sama karena tak ada nama nasabah diatasnya
  • Nomor PIN di hafalkan penipu saat Rosa mencoba memasukan kartu
  • Penipu pindah ke ATM lain lalu memindahkan dan ambil cash semua uang Rosa

Penipuan di gerai ATM ini sudah sering terjadi, namun sayang pihak korban selalu tak berdaya. Memang bagus bank melindungi nasabah tapi jika kasus seperti ini dibiarkan maka tak heran di Indonesia para penipu dunia nyata dan maya makin besar kepala. Uang memang tak akan kembali, tapi alangkah baiknya jika pihak bank bertindak tegas setelah adanya laporan. Misalnya dengan membekukan rekening nasabah yang menampung uang jarahan.

Untuk itu saya menghimbau pada siapa saja yang sering menggunakan ATM di Indonesia agar extra hati hati. Jika ada masalah dengan kartu ATM lebih baik segera tinggalkan dan jangan terima tawaran bantuan dari siapapun kecuali security dari bank tsb. Lebih baik cari gerai ATM lain yang lebih ramai. Insya Allah selamat dari kejahatan scammer yang  gentayangan di Gerai ATM.

Salam Waspada,

 

Facebook Comments

About fey down

One comment

  1. Romi Febriyanto Saputro

    Setuju, mestinya pihak Bank melaporkan kepada polisi nomor rekening nasabah yang dicurigai

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif