Home » Rubrik Khusus » Kata Kate » Paranormal yang Tak Normal

Paranormal yang Tak Normal

paranormalParanormal

Seseorang yang sudah ke luar masuk penjara ingin mengetahui masa depannya. Lalu ia pergi ke seorang paranormal yang terkenal di kotanya.
Setelah diterawang, paranormal itu berkata,”Aura Anda suram sekali. Saya lihat tidak lama lagi Anda akan kembali ke penjara lagi.”
Dengan gusar residivis ini tak terima,”Bapak pasti salah lihat. Soalnya saya sudah bosan masuk penjara dan ingin segera berubah. Coba tolong lihat yang benar.”
“Tapi itulah yang saya lihat tentang nasib Anda. Mau apalagi?” tegas si paranormal
Karena kesal dan tak terima dengan terawangan paranormal tersebut, si residivis spontan mengeluarkan pisau yang dibawahnya dan tanpa sadar menusukkan ke tubuh paranormal itu. Benar saja, akibat perbuatannya si residivis kembali masuk penjara.

Kenapa paranormal yang hebat itu tidak dapat menerawangi nasibnya sendiri yang bakal ditusuk oleh si residivis? Kalau tahu kan bisa siap-siap pakai pelindung atau menghindari diri.

Ada lagi, seorang dukun yang katanya bisa dengan mudah membuat orang lain kaya. Jaman sekarang siapa yang tak tertarik untuk kaya dengan cara mudah? Maka pergilah si Otong dan si Maman pergi ke tempat praktik si mbah dukun yang tinggal dalam sebuah gubuk.

Otong dan Maman mengutarakan maksud kedatangannya. “Gampang kalau memang mau jadi. Syaratnya setor dulu uang satu juta.”

“Loh, mbah dukun? Katanya caranya gampang kalau mau jadi kaya. Ini pakai syarat satu juta, bagi saya mah susah nyarinya,” sahut si Otong.

“Iya, ya. Ini aja mbah dukunnya sudah susah-susah nipu bin ngibul hidupnya masih susah. Gimana mau bikin orang lain kaya dengan mudah,” sungut si Maman.

Bagaiamana mau membuat orang lain kaya dengan mudah, lah dukunnya saja masih hidup susah. Herannya ada saja yang kemakan tipuan model begini.

Facebook Comments

About katedrarajawen

2 comments

  1. Anita Godjali

    Hehehe…saya normal lho!

  2. josephinewinda

    hihihi…dyuuhhhh para tidak normal…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif