Foto

pfPernah tertipu oleh sebuah foto? Di foto tampak begitu mulus dan cantik (ganteng) tidak tahunya setelah melihat aslinya malah bertolak belakang, sehingga membuat kecewa atau diam-diam menertawakan diri sendiri yang telah percaya dan tergoda sama sebuah foto. Mau marah? Marah sama siapa?

Seorang rekan kerja wanita yang masih jomblo tumben-tumbenan pagi-pagi sudah curhat tentang masalah perkenalannya dengan cowok-cowok yang dikenalkan temannya yang prihatin akan ke-jomblo-annya. Semuanya hanya melalui nomor telepon genggam.
Sayangnya, belum bertemu yang sreg, sehingga masih membuatnya galau dan kemudian saya dijadikan ‘korban’ untuk menampungnya.

Cowok yang pertama belum-belum sudah menakutkan, sehingga tidak sampai berlanjut ke pertemuan untuk lebih saling mengenal. Bagaimana tidak menakutkan? Baru kenalan melalui pesan pendek saja sudah mengajak ke hotel segala.

Kata rekan ini, orang kalau mau pacaran bukannya diajak jalan ke mall atau ke pantai, ini malah langsung mengajak ke hotel. Buat apa?
Katanya sih cuma buat pegang-pegang. Mengerikan, kan? Tentu rekan ini tak berselera untuk lebih lanjut berhubungan dengan model cowok mesum seperti ini. Lanjut. Tenang masih ada stok.
Nah, yang kedua ini lain lagi. Baru kenalan _melalui pesan pendek juga_ sudah langsung tembak. Katanya kalau mau pacarannya cukup sebulan saja, selanjutnya langsung menikah.
Teman ini ngakak ketika menceritakan. Belum apa-apa sudah bicara nikah. Jadi penasaran. Apalagi kemudian selembar foto dikirimkan. Tampangnya sangat meyakinkan. Rekan ini memperlihatkannya pada saya. Bening dan ganteng. Mirip-mirip pemain sinetron ‘Ganteng-ganteng Srigala’. Cuma mirip siapa saya lupa ha ha ha…
Boleh juga kalau tampang sih. Apalagi mengaku anak bos rumah kontrakan. Dijadwalkanlah pertemuan pertama dengan perasaan penasaran dan berdebar. Berdasarkan patokannya pada foto yang tersimpan di telepon genggam, sudah terbayang gantengnya.
Akhirnya….Apa yang terjadi? Lagi-lagi rekan ini tergelak. Ngakak. Kenapa tertawa? Selidik saya. Jelek ya? Rupanya rekan ini masih tak bisa menahan tawanya. Terus berlanjut.
Sudah jelek, pendek lagi. Plus tidak semulus yang ada di foto. Masalah tampang inilah yang kemudian membuatnya galau lagi. Kalau tampangnya seperti di foto tidak akan berpikir lagi, katanya.
Lalu saya bilang,”Tampang jangan dijadikan patokan, yang penting kan isi hati dan isi kantongnya! Itu masa depan. Kalau tampang doang mana bisa jadi masa depan?”
“Iya sih, lagian orangnya juga kelihatan baik dan sopan” sahut rekan ini, “Tapi…”
Sekali lagi, pada pandangan penampilan memang selalu menjadi perhatian kita. Tentu sebagai manusia kita selalu berharap mendapat pasangan yang ideal. Tampang keren, isi hati baik, dan isi kantong menjamin masih depan.
Namun pada akhirnya tidak semua keinginan menjadi nyata. Pilih-pilih akhirnya jodoh juga yang menentukan. Benarkah semua pasangan yang bersatu padu dalam sebuah rumah tangga selalu karena cinta semata?
Belum tentu, sebab ada juga  yang sepanjang hidup walau dalam satu rumah tapi hidupnya bagaikan hubungan kucing dan anjing.
Facebook Comments

About katedrarajawen

2 comments

  1. ha,,ha,,ha,,hayy makanya jangan pecaya foto gitu yang bang Kate walahh saya sering banget tuh kaya gitu bang di kasih foto pas saya cek fb nya busyet dah isinye porno semua wkwkwk malez deh walaupun kita ga boleh nilai orng dari fb dan foto aja ya bang tapi setidaknya kalau menurut saya itu sedikit mewakili, setuju banget sama bang Kate yg penting isi hati dan isi dompetnya https://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif kapan kapan saya mau nulis juga aah pengalaman saat foto saya di curi wkwwkwkwk gimana rasanya gimana panik nya terus gimana cara ngatasinya plus apa hikmahnya wkkwkwk makasih udah ngasih inspirasi buat nulis itu walaupun sebenernya udah kepikiran tpi saya masih agak gimanaa gitu kalo ingat itu wkwkwk

  2. katedrarajawen

    Iya , kalau koleksinya foto porno mulu gimana tuh? Boleh dan ditunggu pengalaman fotonya diculik itu, mbak Ika hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif