Home » Rubrik Khusus » Sembuh Dengan Reiki » Reiki Sebuah Teknik Penyembuhan Diri

Reiki Sebuah Teknik Penyembuhan Diri

reiki acehReiki sebagai salah satu tehnik penyembuhan alami, kendati sudah dirasakan manfaatnya oleh jutaan orang,namun masih belum sepenuhnya diterima oleh masyarakat. Yang menjadi penghalang terbesar adalah kekuatiran ,bahwa reiki ini membawa suatu ajaran agama tertentu

. Kata :”reiki “ berasal dari bahasa Jepang. Rei adalah alam semesta,sedangkan “Ki” adalah energy. Jadi secara bebas dapat diartikan :”reiki adalah tehnik penyembuhan dengan mendayagunakan energy alam semesta” Ada beberapa referensi yang mungkin dapat membuka misteri tentang tehnik penyembuhan ini, yang terkadang menimbulkan pro dan kontra. Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomer ,1076/VII/2003,dinyatakan bahwa Reiki adalah mitra pemerintah ,dalam pelayanan terhadap masyarakat dibidang kesehatan.

Reiki dapat dipelajari oleh siapapun ,karena tidak ada doa doa tertentu ,yang diwajibkan . Setiap orang disarankan untuk berdoa sesuai dengan imannya masing masing. Dalam penerapannya ,reiki sama sekali tidak menimbulkan efek negative,baik bagi Praktisi Reiki yang membantu untuk melakukan terapi pada pasien, maupun terhadap pasien sendiri. Seperti juga dengan ilmu kedokteran , tehnik Reiki ini juga memiliki kode etik tersendiri. Antara lain adalah Praktisi Reiki dilarang menyentuh bagian bagian tubuh yang terlarang dari pasiennya. Serta tidak melakukan terapi ditempat tempat tertutup,yang dapat menimbulkan praduga negative. Belajar Reiki Orang yang mengajarkan tentang reiki, disebut Reiki Master atau Master Reiki. Setiap orang dapat mempelajari reiki, dengan mengikuti seminar atau lokakarya. Bisa juga dipelajari secara private.

Yang terpenting adalah belajar dengan orang yang sungguh sungguh sudah mempraktekkan reiki di dalam hidupnya dan memiliki kemampuan hingga tingkatan tertentu. Sehingga tidak sia sia membuang waktu belajar dengan orang yang mengaku Reiki Master, tapi sesungguhnya pengetahuan yang diperolehnya ,hanyalah dari baca sana dan sini. Secara universal ,terdapat 3 aliran reiki ,yakni: Reiki Tibetan Reiki Usui Western Reiki Reiki Tibetan , adalah tehnik reiki yang mengacu pada tata cara yang di terapkan di negeri Tibet. Walaupun dalam perjalanan waktu, telah terjadi saling mempengaruhui ,antara budaya setempat, dimana reiki berkembang, namun setidaknya esensial dari reiki itu sendiri masih kental di dalam tehnik Reiki Tibetan ini

Reiki Usui Reiki Usui adala tehnik reik yang dikembangkan di Jepang oleh Mikao Usui dan Chujiro Hayashi.Banyak hal yang dipermudah dan disesuaikan dengan tradisi di Jepang. Salah satu dari muridnya adalah Nyonya Hawayo Takata, wanita Jepang yang sudah berdomisili di Hawaii. Disana Nyonya Hawayo Takata melakukan modernisasi ,sesuai dengan pola pikir barat. Maka lahirlah Western Reiki.

Tingkatan Belajar Reiki Secara umum Reiki terbagi atas 3 tingkatan,yakn: Reiki Pemula Tingkat kedua Tingkat ketiga atau disebut juga Personal Master Untuk Tingkat Pemula ,seorang Praktisi reiki hanya dapat melakukan terapi secara langsung dan satu persatu. Untuk Tingkat ke dua sudah dapat melakukan terapi jarak jauh atau distance healing Sedangkan untuk tingkat ke tiga, sudah dapat melakukan program penyembuhan .

Proses terapi Reiki: Jelaskan secara ringkas tentang reiki itu apa.Kemudian Praktisi menanyakan pasien mengalami gangguan kesehatan apa saja. Bila pasien siap menerima, maka terapi boleh dijalankan. Pertama tidak boleh ada paksaan dalam bentuk apapun Kedua , Pasien dan Praktisi Reiki berdoa menurut iman masing masing, Boleh disentuh atau tidak disentuh, sesuai dengan etika dan tata krama yang berlaku Setelah selesai terapii yang berlangsung sekitar 15 menit, pasien diberikan segelas air minum. Terapi Jarak Jauh. Untuk Terapi jarak jauh, yang penting : nama pasien, umur dan alamatnya ,kemudian jam berapa kesiapannya untuk menerima energy.

Siapa saja yang sudah belajar Reiki? Reiki sudah dipelajari oleh jutaan orang, bukan hanya di Indonesia ,tapi juga dihampir seluruh dunia, Di Indonesia sendiri, Praktisi Reiki terdiri dari berbagai komunitas masyarakat. Salah seorang mantan menteri,yakni Brigjen ,Pol.(P)Taufik Effendi ,pada waktu itu masih MenPAN, adalah sosok yang paling aktif pada waktu itu dikalangan pejabat. Semoga penjelasan singkat ini, minimal dapat menjadi masukan yang bermanfaat bagi pembaca dan bila cukup banyak yang berminat ,untuk kedepan akan diuraikan lebih detail tentang cara kerja reiki dalam proses penyembuhan diri sendiri,,maupun orang lain.

Reiki is the way ,how to heal your self and others.Reiki adalah jalan untuk menyembuhkan diri sendiri dan orang lain.

Mount Saint Thomas, 5 September, 2014

Tjiptadinata Effendi

Penulis buku :”Aplikasi Reiki dalam Penyembuhan diri sendiri dan Orang lain”

keterangan foto: Penulis dan Istri  Bersama Praktisi reiki di Banda Aceh

Facebook Comments

About tjiptadinata effendi

4 comments

  1. katedrarajawen

    Sangat menarik dan jelas penjelasannya dan semoga bermanfaat, Pak Tjipta, enaknya sekalian kami bisa di terapi hehhehttps://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif

  2. Selamat pagi Pak Kate,
    ya. pak.kita bersyukur bahwa teknik terapi Reiki ini mendapatkan dukungan dari berbaagai kalangan . Dulu kita bahkan diberikan pinjaman tempat di Setneg jl.Veteran Jakarta.Tapi sejak Bapak Danoekoesoemo meninggal dan pejabat berganti, sudah tidak lagi .
    Terima kasih dan salam hangat

  3. Menarik sekali Oom Tjiptadinata…jadi pengen belajarrr…

  4. Terima kasih mbak Winda, lama tidak ketemu ya,semoga semuanya baik. Boleh mbak, silakan kalau mau belajar reiki, Salam hangat dari kami di NSW

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif