Home » Rubrik Khusus » Suka Suko » Cara Berkencan yang Baik

Cara Berkencan yang Baik

tips-buat-kencan-pertama

basobasri.wordpress.com

Sering kita mengalami kesulitan berbicara dengan seseorang yang belum kita kenal dengan baik. Kita tidak tahu bagaimana memulai percakapan atau apa yang sebaiknya dibicarakan. Ingatlah saat-saat otakmu terasa kosong, persis saat berjumpa dengan orang yang kamu harapkan kamu temui! Maka, sangat penting bagi kamu untuk menyiapkan diri sebelumnya. Ada beberapa hal pokok yang dapat kamu lakukan untuk berkenalan dengan seseorang:

Siapkanlah apa yang ingin kamu katakan.

Kegugupan timbul dari rasa tidak siap. Bila perlu, berlatihlah di depan cermin. Kamu harus mengenal  benar-benar tempat kamu ingin berkencan, dan mengetahui acara apa yang akan kamu lakukan dalam kencan itu.

Analisislah saat-saat kamu kehilangan kata-kata.

Situasi tertentu atau orang tertentu mungkin membuat kamu merasa takut. Ingatlah kembali peristiwa-peristiwa itu dan carilah cara menanggulanginya. Misalnya, jika mendekati cewek tertentu membuat kamu gugup, bayangkanlah dia tengah duduk di samping kamu dan latihlah dirimu bercakap-cakap dengannya; katakan padanya apa yang ingin kamu katakan, seolah-olah ia sungguh-sungguh hadir di sisi kamu.

Ajaklah orang itu berkenalan.

Berilah kesempatan padanya untuk mengenal kamu sebelum kamu mengajaknya berkencan. Pelajarilah omongan basa-basi. Lontarkan pertanyaan-pertanyaan umum seperti “Tahu tentang isi buku ini?” atau “Sudah nonton film ini?” Pertanyaan umum semacam ini dapat mengarah ke percakapan yang lebih pribadi sifatnya, misalnya pendapat mengenai sesuatu. Tiap orang  – kamu nanti akan tahu sendiri – senang jika diminta mengutarakan pendapatnya.

Bersikaplah ramah dan gunakanlah tutur kata yang halus.

Tawarkanlah bantuan kepada teman, atau lebih baik lagi: mintalah dia membantu kamu melakukan sesuatu. Bagi para cewek inilah cara yang bagus untuk mulai mengenal seorang cowok. Mintalah dia menolongmu, misalnya untuk memperoleh buku tertentu, mencari keterangan tentang sesuatu atau menyelesaikan tugas. Seorang cowok dapat meminta saran seorang cewek untuk memilih sebuah hadiah, membeli baju atau memilih barang di supermarket atau apa saja.

Jangan membuat temanmu itu malu.

Misalnya, jangan mengajaknya saat ia berada di antara teman-temannya. Situasi itu mungkin mendorongnya untuk menolak.  Lebih baik lewat telepon. Jika kamu ingin mengucapkan pujian tentang caranya berdandan atau berpakaian, tentang sifat-sifatnya atau apa saja, pikirkanlah terlebih dahulu: Apakah pujian itu tulus, akan sungguh mengena dan bukan basa-basi saja? Apa pun yang kamu lakukan, jangan membuatnya malu dengan terlalu melebih-lebihkan pujianmu!

Jangan cemas ditolak.

Bersikaplah optimis akan rencana kamu dan tentang orang pilihan kamu itu. Jangan hanya mengatakan:  “Yok, kita pergi” Jika ia tidak mengetahui acara dan tempat tujuan, kemungkinan besar ia akan menjawab: “Tidak mau”  Tetapi kalau pun ia menolak, tetaplah bersikap sopan. Penolakannya mungkin bukan karena alasan pribadi – mungkin, pada kesempatan lain ia akan mau. Jika kamu berpikir, bahwa kamu akan ditolak, ajakanmu akan bernada seolah-olah kamu telah tahu bahwa kamu akan diabaikan. 

Seorang cowok bertanya kepada saya, mengapa ia tidak dapat memperoleh teman kencan. Tentu saja, karena ajakannya begini: “ Hai, kamu tidak suka pergi sama aku, ya?” Harapkanlah yang terbaik, maka lama-kelamaan kamu akan mendapatkanya.

Demikianlah, tulisan ini hanya sekedar berbagi tips dari tulisan Esther Tzer Wong dalam bukunya Falling in Love. Semoga bermanfaat dan selamat berkencan.

Salam damai penuh cinta.

***

Solo, Selasa, 14 Januari 2014

Suko Waspodo

Facebook Comments

About Suko Waspodo

One comment

  1. Wah kalo tipsnya mantap begini.. jadi pengen pacaran lagi… hhhuuuaaahhh… indahnyaaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif