Home » Rubrik Khusus » Timba Sumur » Berjuang Agar Bisa Menulis dan Berbagi (1)

Berjuang Agar Bisa Menulis dan Berbagi (1)

menuliskreatif.com

menuliskreatif.com

Sejak melek komputer dan internet di tahun 2008 mimpiku jadi penulis dan berdakwah lewat tulisan semakin menggebu. Apalagi ketika punya akun FB dan Blog ala kadarnya saya semakin  senang memposting tulisan dan catatan yang tersimpan rapih di file. Dan akhirnya googling menemukan Kompasiana. Nah sejak itu tiada hari tanpa  ketak-ketik di keyboard komputer. Di tahun itu juga saya harus membuat thesis demi kuliah S2 saya yang tertunda 25 tahun, karena saya lulus S1 1984, dan ambil S2 tahun 2007.

Ketika itu saya belum punya modem jadi sering bolak-balik ke Warnet atau berlama-lama berada di lab computer sekolah. Hasilnya lumayan banyak tulisan yang saya posting di Kompasiana http://www.kompasiana.com/srisugiastuti dan juga akun FB saya biasa berbagi di http://www.facebook.com/astutiana.sugiastuti. Ada kepuasan tersendiri ketika bisa mengapresiasi tulisan orang lain, maupun ketika menerima apresiasi dan kadang juga kritik dan saran dari pembaca. Teman saya di dumay semakin banyak. Belum lagi ketika dipertemukan oleh sahabat lama yang sudah lost contcact sejak dulu. Terima kasih ya Allah melalui perantara Mbah Google saya bisa mengembangkan hobi saya dan berbagi.

Itulah yang menjadi awal dari kebangkitan saya untuk mengembangkan hobi menulis. Kegiatan ini tentunya didukung oleh kegiatan membaca dan mengikuti berbagai pelatihan. Biasanya setelah mengikuti pelatihan ada saja berkah yang saya dapatkan. Contohnya yang sangat sederhana ketika Allah merancang skenario hidup saya dengan teman guru mapel bahasa Inggris di sebuah pertemuan MGMP, dia mengajak saya menyusun buku seri pendalaman materi bahasa Inggris untuk SMK. Ini kesempatan bisik batin saya, harus diambil dan deal. Hmm ternyata tak semudah yang saya bayangkan maklum yang meminta adalah penerbit besar berskala nasional. Dengan semangat dan kerja keras akhirnya Buku itu terbit setelah sepakat dengan MOU dimana di buku tersebut tertera 3 orang nama penyusun. Koq bisa ada 3 orang?. Ya karena saya menyusunnya berdua dengan teman saya, dan penerbit mencantumkan satu nama yang sudah dikenal lebih dulu sebagai penyusun.

Alasan ini bisa diterima karena penerbit besar tidak berani menanggung resiko bila buku itu tidak laku. Alhamdulillah sampai saat ini buku itu sudah direvisi lagi dan kami menikmati royaltynya setiap 6 bulan sekali yang menurut saya lumayan besar walau angka nolnya belum mencapai 9 digit. Sejak itu saya berusaha untuk bisa menjadi penulis yang baik. Saya sering jga mencoba mengikuti lomba menulis yang diadakan secara online. Saya begitu bangga dengan ibu-ibu muda yang punya blog bagus bagus dan membuat saya penasaran agar bisa memiliki blog yang bagus.

Oya dalam perjalanan saya menulis catatan di FB, selain mengupdate status, berkomentar ria saya juga mencoba mengikuti lomba. Jujur tadinya saya tidak PD, apalagi kisah yang akan saya tulis, tidak berakhir happy ending. Padahal diharapkan kisah itu bisa menginspirasi dengan tema “ Diary Ketika Buah Hati Sakit”, dari ratusan naskah yang masuk akhirnya diumumkan ada 3 pemenang. Alhamdulillah saya menjadi pemenang ke 3 dengan hadiah sebuah flash disk 4 GB dan 5 buah buku terbitan indie. Setelah itu  30 kisah yang dianggap layak dijadikan sebuah buku yang sempat mejeng di gramedia beberapa saat dan juga dijual secara online.

My beloved friends, sejak itu saya merasa ada kekuatan yang luar biasa untuk bisa menulis, menulis, dan menulis. Saya rajin juga buka-buka iklan kecil di Koran yang menawarkan jasa membuat web, menulis, atau kursus private menambah ilmu di bidang IT dan tulis menulis, kadang juga mengikuti pelatihan yang diadakan mass media di kota saya baik yang gratis maupun berbayar.

Tulisan ini saya sudahi dulu ya, khawatir kepanjangan dan jadi bosan membacanya. Janji akan saya lanjutan lagi kisah perjuangan dan pengalaman saya ketika tertatih tatih agar tetap istiqomah dalam menulis dan bisa menyebarkan virus menulis kepada siapa saja yang punya keinginan yang sama.

Facebook Comments

About astutianamudjono

3 comments

  1. heeemmmm…semoga virus menulis yang mbak Astuti bawa menular ke semua orang dan membawanya ke KetikKetik ini.
    nice post, mbak Astuti…

  2. Menarik

  3. Sangat inspiratif sekali mbak..https://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif