Apel

apelSeorang guru di sebuah sekolah meminta siswanya untuk membawa buah apel pada acara kebersamaan kelas. Keesokan harinya, para murid telah datang ke sekolah dengan membawa berbagai jenis apel mulai dari yang berwarna kuning hingga yang berwarna merah merona. Buah apel saat ini sudah menjadi jenis buah yang mudah di temukan di berbagai pelosok daerah di tanah air. Walaupun sebenarnya buah apel ini pada mulanya merupakan buah yang lazim dikonsumsi di Negara-negara yang beriklim dingin. Alasannya tak karena daerah bersuhu dingin. Setidaknya ada enam jenis apel yang pagi itu terkumpul di ruang kelas.

Ketika mengumpulkan apel, siswa diminta menyebutkan nama dan jenisnya. Oleh karena itu, tak lupa siswa mencantumkan tulisan jenis apel yang dibawanya di atas kantong plastik kemasan. Apel golden delicius, begitu nama tertulis di atas kemasan apel yang berwarna hijau kekuningan. Konon apel yang memiliki rasa agak masam ini berasal dari Amerika. Daging buah apel ini cukup keras walaupun banyak mengandung air. Konon buah ini tidak hanya berfungsi sebagai buah, tetapi sering pula digunakan sebagai bahan olahan lainnya. Apel ini bisa menjadi bahan membuat kue pai, saus apel dll.

Pada kemasan yang berbeda, tampak apel dengan warna yang lebih terang. Apel dengan warna yang sangat merah dengan jenis red delicious. Menurut sumber, apel ini pun berasal dari negeri Paman Sam. Tak jauh berbeda dengan apel sebelumnya, apel ini juga memiliki rasa manis dengan sedikit masam. Hanya bedanya apel jenis ini memiliki tekstur yang lebih lunak dan lebih dikonsumsi sebagai buah daripada untuk olahan.
Dalam kemasan yang berbeda juga tampak apel yang berwarna merah. Namun, warna merah dalam kemasan yang satu ini agak berbeda. Apel ini lebih dikenal dengan apel gala, berasal dari Selandia Baru. Apel ini memiliki cirri agak berbeda dengan apel yang berasal dari Amerika. Dari segi bentuk apel ini lebih bulat dan memiliki warna kuning dengan garis-garis merah. Apel gala memiliki rasa lebih manis dan bertekstur keras dengan aroma khas menyegarkan. Selain dikonsumsi sebagai buah, jenis apel ini juga bisa menjadi bahan olahan lain seperti bahan cuka apel.
Masih ada lagi apel warna merah yang sangat menarik. Di antaranya adalah apel pink lady yang berwarna merah merona dan juga apel fuji yang berasal dari Jepang dan Cina. Rasa dan fungsi apel ini sama dengan yang lainnya.
Selain warna-warna merah tersebut masih ada lagi apel dengan warna yang hijau menyegarkan. Apel yang satu ini berasal dari Australia dan lebih dikenal dengan granny smith. Apel dengan warna hijau menyegarkan ini memiliki rasa yang cukup masam. Adapun fungsinya tidak jauh berbeda dengan jenis apel yang lainnnya. Tentu tetap enak untuk dikonsumsi sebagai buah segar di samping sebagai bahan olahan.

Selain jenis-jenis apel di atas, ternyata kita juga mengenal apel yang berasal dari dalam negeri kita sendiri, yang akrab kita sebut dengan apel manalagi dan apel malang. Kedua apel ini memiliki rasa dan warna yang cukup unik. Apel manalagi berwarna hijau segar seperti halnya apel golden deliciaous tetapi memilki ukuran yang lebih kecil dan bentuk yang agak bulat. Sementara itu apel malang memiliki warna yang cukup unik. Apel ini memiliki setengah warna kehijauan dan setengah warna merah merona jika sudah masak atau jika dikatakan berkualitas baik.
Berbagai jenis apel tadi, telah memperkaya wawasan anak-anak tentang jenis apel termasuk manfaatnya. Setelah itu barulah beberapa buah apel tersebut diambil dan di kupas. Ibu guru mencoba menyajikan apel yang sudah dikupas dan memotong-motong serta menempatkannya ke dalam wadah. Seperti yang kita ketahui sebutir apel yang kita potong dalam waktu yang tidak lama akan mengalami reaksi pencoklatan atau istilah ilmiahnya enzimatis jika tidak direndam ke dalam air garam. Pada saat itu berbagai buah apel telah tercampur ke dalam wadah, kita tak lagi mampu mengenali apel yang kini telah berwarna sama.

Keindahan warna apel itu hanya dapat kita saksikan pada bagian luarnya saja sebelum dipotong atau dikupas. Kini setelah beberapa buah tadi dipotong dan dicampur, ternyata tidak mudah untuk menemukan berbagai jenis apel. Kini, kita hanya bisa menyaksikan potongan-potongan buah apel yang sudah berwarna coklat tanpa lagi mampu mengenali keindahan warna apel sebelumnya. Untuk mengenali jenisnya, tentu hanya dengan cara merasakannya langsung. Hal ini pun bisa dilakukan jika kita berpengalaman dengan aneka rasa apel sesuai jenisnya. Bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi beraneka jenis apel tentu akan lebih mudah mengenali jenis apel yang dimakannya. Secara umum orang memilih jenis apel tentu karena rasanya yang sesuai selera. Kita memilih berbagai macam buah apel tentu karena manfaatnya bagi kesehatan, bukan sekadar warnanya.

Dalam kehidupan ini, Tuhan menciptakan makhluk hidup seperti halnya menciptakan apel. Tuhan menciptakan kita dengan berbagai macam warna kulit. Ada yang memiliki kulit putih, kuning langsat, coklat, bahkan hitam. Namun demikian, hakikat manusia itu bukan terletak pada warna kulit. Kita tidak bisa mengatakan, bahwa: “Kita orang yang berkulit putih atau coklat itu kualitasnya akan lebih baik” atau sebaliknya. Tentu kita tidak, dapan mengklaim hal ini dalam kehidupan.
Hakikat manusia itu akan dilihat dari kualitas hidupnya. Kualitas hidup manusia bukan dari kesuksesan dalam menggapai meteri dan jabatan, tetapi sebenanya akan ditentukan seberapa bermanfaatnya hidup ini bagi orang lain atau sesama. Kita juga tidak bisa mengatakan bahwa orang dengan warna kulit tertentu memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Tampilan luar itu boleh jadi bisa kita analogikan dengan warna-warna buah apel. Keindahan luar belum menjadikan jaminan rasa dan kualitas. Apel yang berwarna merah dan segar merona pun belum tentu memberikan rasa yang manis. Begitu pula dalam kehidupan, kita berjumpa dengan penampilan luar yang begitu menarik dan luar biasa.

Namun, kualitas kehidupannya mungkin masih menjadi sebuah tanda tanya. Pengalaman dan kebersamaan kita dengan sesama yang mampu meningkatkan kualitas hidup seseorang. Kemampuan dan kemauan membuka hati bagi orang lain lah yang dapat meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, pengalaman dan kemauan untuk memahami sesama dengan berempati dan bersimpati sangat penting. Kemauan untuk berkiprah secara langsung menjadikan diri bagai sebuah apel yang dirasakan oleh sesama. Kita tidak bisa menilai orang lain hanya dengan sepintas lalu sepeti halnya mengenali warna buah apel untuk menentukan kualitas dan rasa. Salam – AST12082014

Facebook Comments

About Anita Godjali

12 comments

  1. katedrarajawen

    Plok plok plok sangat menarik ya Mbak Anita rasa apelnya, dulu waktu apel masih jarang2 yang jual kecuali di mall atau supermarket tertentu, saya suka apel washington, kecil tapi gurih. eh setelah udah banyak malah kurang suka lagi, gak tahu kenapa bisa bosan.

    Oh iya ini kan bukan cerita soal rasa apel ya? Tetapi keberagaman dan kebersamaan rasa…intinya apapun rasanya buah semua memiliki rasa dan keunikannya sendiri, kita tidak bisa mengatakan mana yang lebih baik, sama halnya dengan manusia, Bukan begitu, mbak?

    • Anita Godjali

      Benar Ko Kate, sebenanrnya menekankan bahwa penampilan luar itu hanya semu tapi hakikat buah itu ada pada rasa dan manfaat, begitu pula dengan kehidupan ini. Hehehe…sok bijak nih!

  2. Saya lebih suka ‘apel’nya Angelina Sondakh. Nggak takut busuk, makin lama disimpan, makin berbunga.. he..he..
    btw, nice article.. :)

    • Anita Godjali

      Wah gawat nih Min, soalnya yang di simpan bukan cuma ” apel”nya tetapi pemiliknya pun ikut disimpan dan emang sampe “berbunga jambu” rambutnya hahaha….kasihan kan?

  3. Romi Febriyanto Saputro

    Model pembelajaran yang menarik mbak anita…..Tak hanya melihat gambar apel tapi bisa langsung makan apel

  4. waduh buah apel ini makanan kesukaanku

    • Anita Godjali

      Salam kenal Carol…sepertinya memang buah yang enak jadi banyak ya suka makan apel..hehehe…

  5. Yang paling baik, tentunya, adalah apel yang tampak menarik, aromanya harum, rasanya manis dan menyegarkan. Konon, kata ahli nutrisi, bagian kulit apel lebih banyak mengandung vitamin ketimbang daging buahnya. Namun, bila apel ini disemprot dengan antihama, tentunya akan lebih aman memakannya dengan mengupas terlebih dahulu.

    • Anita Godjali

      Benar Pak Budi, mencuci buah dan sayuran jika telah terkontaminasi bahan kimia sepertinya belum cukup selamat beraktivitas! Salam…

  6. iyaa beneeer biangeeets…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif