Home » Rubrik Khusus » Timba Sumur » Merdeka

Merdeka

Merdeka…! Merdeka…! Merdeka…! Pekikan kemenangan ini sejak hari kemarin terdengar dari berbagai penjuru negeri ini. Bahkan sebagian masyarakat yang tinggal di beberapa Negara lain ikut meneriakkan kata tersebut. Kata-kata ini tentu tak lain karena semangat kita dalam rangka mempeirngati kemerdekaan negeri ini. Merdeka, memang kata yang menjadi idaman setiap makhluk hidup. Apalagi seperti negeri kita yang pernah berada dalam cengkeraman penjajah hingga ratusan tahun. Tiga setengah abad, masa memprihatinkan yang sangat panjang pastinya.
Para pendahulu kita telah berjuang dengan susah payah mengorbankan jiwa dan raga untuk mencapai dan menggapai kemerdekaan itu. Tentu semua itu bukan sekadar kisah guru sejarah atau dongeng dari guru bahasa belaka. Bangsa Indonesia pada masa lampau telah melakukan berbagai pertempuran yang menelan banyak korban. Pengorbanan yang tak lain untuk menggapai sebuah kata MERDEKA. Melalui perjuangan para pahlawan itulah kata merdeka mampu mereka kumandangkan. Bukan sesuatu yang mudah, karena setelah para pahlawan memprokalamirkan kemerdekaan pun para penjajah masih belum rela untuk mengakuinya.
Pengorbanan para pahlawan sebenarnya merupakan bentuk cinta kepada tanah air. Mereka tidak mempedulikan diri dan keluarga. Mereka berani berjuang dan menderita demi tercapainya sebuah kedaulatan Negara. Dengan kata laian, perjuangan kemerdekaan memang tercapai berkat perjuangan para pendahulu kita di berbagai kota hingga titik darah yang penghabisan.
Merdeka, dalam KBBI diartikan bebas dari segala bentuk penghambaan, penjajahan, atau dari segala tuntutan. Bisa juga diartikan keberadaan yang memberikan kebebasan kepada warga atau anggota masyarakat untuk mendapatkan kesempatan dan pengendalian diri tanpa campur tangan dari berbagai pihak atau atas campur tangan orang lain. Merdeka di sini berarti juga memberikan kesempatan kepada seseorang untuk mengaktualisasikan dirinya tanpa harus terikat dan tergantung pada pihak lain.
Manusia yang merdeka memiliki kesempatan untuk mewujudkan segala impian dan cita-citanya. Bahkan saat ini para generasi muda boleh berkembang segala pengetahuannya tidak lain juga merupakan bukti adanya kemerdekaan. Kemerdekaan dalam berpikir dan mengemukakan pendapat juga bisa dikategorikan bentuk aktualisasi. Setiap orang dan warga Negara boleh berpikir dan mengemukakan pendapat termasuk memiiliki kesempatan yang sama dalam mengisi kemerdekaan. Dalam arti nyata, setiap warga memliki kesempatan untuk meraih dan mengembangkan potensi dalam dirinya. Bentuk kesempatan mengisi kemerdekaan yang telah diraih oleh para pahlawan kemerdekaan.
Keinginan seseorang untuk merdeka tentunya karena adanya tuntutan diri agar bisa mengatualisasikannya dalam kehidupan. Lebih lanjut lagi, setiap orang yang merdeka tentu memiliki kebebasan serta memiliki kesempatan yang tak terhingga. Orang boleh memilih untuk menjadi apa dan berbuat sesuai dengan keinginannya.
Namun, jika kita maknai secara utuh sebenarnya merdeka adalah memang suatu bentuk pembebasan. Akan tetapi tentu ada hal yang harus lebih untuk kita renungkan. Ternyata kebebasan yang kita perlukan saat ini bukanlah kebebasan kita secara harafiah lagi. Makna kemerdekaan yang kita perlukan adalah makna kemerdekaan diri. Saat ini kita secara harafiah memang sudah merdeka dari segala bentuk penjajahan. Secara kasat mata kita merdeka hingga bebas untuk berekspresi dan menetukan sikap. Akan tetapi, di dalam “kemerdekaan” kita, justru kadang membawa diri lupa akan makna kemerdekaan itu. Kita sering tidak menyadari bahwa sebenarnya kian hari kita kian terbelenggu. Kita terbelenggu bukan oleh penjajah dalam arti nyata, tetapi terbelenggu oleh dosa yang melekat dan mengikat
Aktualisasi dalam arti pembebasan diri dari belenggu dosa, saat ini sangat kita perlukan. Aktualisasi diri yang kita perlukan adalah aktualisasi dalam menggapai kasih Tuhan. Dalam menggapai kasih Tuhan ini kita perlu terlebih dahulu merdeka. Kemerdekaan dalam arti yang sebenarnya, yaitu merdeka dari segala bentuk penjajahah dosa. Perjuangan untuk membebaskan diri dari belenggu dosa tentu juga perlu pengurbanan dan kerja keras. Perjuangan yang tentu sama beratnya seperti ketika para pendahulu kita berjuang untuk mencapai kemerdekaan negeri ini.
Akan tetapi, satu hal yang harus tetap kita maknai dalam hidup ini, yaitu bahwa manusia tak akan bisa merdeka dan bebas dari campur tangan Tuhan. Untuk itu, mari kita berjuang untuk mengisi kemerdekaan hasil jerih payah para pahlawan yang telah mengurbankan jiwa dan raga. Kita perlu tetap berjuang memerdekakan diri dari segala belenggu dosa, namun tetap menggantungkan diri pada Sang pemilik kehidupan. Salam AST 1882014

Facebook Comments

About Anita Godjali

2 comments

  1. hmm… sebenarnya masih banyak ‘penjajahan terselubung’ di kemerdekaan ini mba anita

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif