Home » Rubrik Khusus » Winda's Scriptease » Pusara Nan Bertebaran

Pusara Nan Bertebaran

Pada postingan yang lalu saya terpaksa ‘nebeng’ pada lahan ketikketik ini untuk memposting sebuah naskah yang hendak saya sertakan lomba. Perlombaan menulis jaman sekarang banyak mensyaratkan untuk upload pada webpage pribadi. Padahal jaman dulu cukup ditulis di daun lontar saja ya, lalu biarkan terbang dibawa angin… Hmmm, satu hal yang malas saya lakukan adalah memelihara blog pribadi. Malas banget, malasnya ngeblog pribadi ini seolah malas mandi seumur hidup. Ugh, … Kayak apa baunya tuh!

Pasalnya saya pembosan. Beberapa kali dulu saya menciptakan aneka blog pribadi. Sekarang alamatnya apa saja, saya sudah lupa. Kemudian saya juga jadi ‘terpaksa’ mengekspose segala hal diblog pribadi. Dari pasta gigi kesukaan hingga semir sepatu kesayangan, he-he-he. Abis? Blogger gitu lowh, … segala lalat kepleset juga harus dilaporkan? Whatevet that is,…pada usia ‘matang’ keinginan untuk ngeblog kok rasanya ‘enggak banget.’ Terbayang ketika saya asyik ngeblog cuap – cuap pada suatu ketika nanti berjumpa dengan putri saya dan web pribadinya sendiri. Kemudian ia akan berteriak, “Mom! What are you doing! Jangan bikin malu akuhhhh……”

Ampun deh, kalau disuruh memelihara blog pribadi. Jadi teringat lagunya Ratu, ‘dear diary, kuingin cerita kepadamu…’ Aduh-aduh. Tapi gimana yah, berbagai lomba yang saya ikuti sering mensyaratkan posting di web pribadi. Maju mundur nih! Saya kadang bingung, saya harus menulis untuk pembaca yang mana? Yang seusia saya baca blog? Boro – boro kaliiiii,… Pulang kerja udah tepar di kursi malas. Paling banter pencet – pencet tombol remote TV dan minum secangkir teh manis. Itu juga masih harus ngurus rumah, ngurus anak, ngurus pasangan, ngurus kebun. Ampun deh,…banyak amat urusannya? Pembaca remaja? Duh, beruntungnya kalian,… Maksa banget kalau usia emak – emak lalu menulis dengan gaya sok ABG. Judulnya kesurupan kali? Bisa saja sih saya menulis dengan gaya remaja, tinggal brows lagi. Coba kasih bocoran, kamus remaja jaman sekarang apa saja? Alay, Cupu, Kudet, Yolo?… Bagi yang jadoel pisan cari sendiri deh terjemahannya! (#lirik Kate, pasti dia nggak mudheng!) Tapi ini artinya saya membohongi pembaca dong ya, lebay? Ghost blogging,…

Saya seorang ibu, tapi saya kurang suka kalau hanya melabelkan diri sebagai ibu atau istri atau apapun yang hanya memunculkan satu sisi diri saja. Saya, ya saya... The whole package.. Seorang manusia dengan segala keanehannya tersendiri. Agak bingung jika harus menciptakan blog pribadi lagi pada usia sekarang yang ABG++ (tambah pajak dan service charge) ini. Apa yang akan saya tuliskan? Sebenarnya akan selalu ada tulisan, tetapi temanya apa? Hendak melebar kemana saja? Atau harus menyempit dimana? Ketika sepuluh tahun lalu saya juga mencoba ngeblog tentu lebih lepas, bebas dan ringan dalam bertutur. Sampai sekarang masih bisa saja sih bergaya demikian. Tapi artinya saya tidak berkembang, saya tidak lebih dewasa dan selama sepuluh tahun saya tidak menyerap pelajaran apapun dari kehidupan. Itu jika gaya menulis saya masih ‘celamitan’ sama seperti dahulu.

blog

foto: donnamerrilltribe.com

Olala, perkara membuat blog pribadi saja menjadi hal yang serius bagi saya! Pertama karena malasnya. Kedua karena nggak mau ‘nyampah’ lagi didunia maya. Ketiga karena masa sudah berganti dan saya harus yakin dulu, jika ngeblog pribadi seperti apa wujudnya? Saya tadi telah mensurvey beberapa lahan blog lepas. Masih ragu antara apakah wordpress (lagi) atau tumblr. Oya, jika Anda mengira saya hafal harga cabe keriting mentang – mentang saya emak – emak, wrooong! I have no idea tentang harga cabe. Lebih banyak bergentayangan, browsing dan berselancar di dunia maya sejak sepuluh tahun silam. So, little little saya banyak tahu juga tentang media blog, gaya ngeblog dan segala hal yang patut atau tidak patut di-sharing-kan. Makanya saya masih menimbang, apakah akan menulis dengan gaya bebas, gaya punggung, gaya kutu loncat atau apa ya? Okay, wait… Hingga saatnya saya memutuskan untuk menelurkan satu lagi blog pribadi. Semoga tidak menambah daftar pusara blog mati yang telah saya produksi! Hicks,….

Facebook Comments

About Josephine Winda

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif