Home » Rubrik Khusus » Winda's Scriptease » Dosa Yang Aneh

Dosa Yang Aneh

Perbuatan dosa pasti gampang dikenali. Karena aneka kitab suci dari berbagai agama akan mendefinisikan apa saja yang dikategorikan dosa. Tetapi adakah dosa yang aneh? Menurut saya ada! Dosa yang aneh itu adalah perasaan yang mengganjal dan memaksa kita untuk melakukan sesuatu sekalipun sesungguhnya kita malas, enggan, lelah atau sangat sibuk. Kira-kira seminggu atau dua minggu ini saya sibuk sekali. Yang pertama tentu karena masih dalam rangka masa libur lebaran. Keluarga libur, sehingga semua orang berada dirumah. Akan aneh jika saya sibuk mengurung diri sendiri di kamar dan sibuk menulis. Yang kedua karena libur ini banyak juga teman-teman yang datang dan mengajak bertemu, kopi darat, mengobrol dan sebagainya. Ketiga, masih karena libur juga ada beberapa kawan yang saya janjikan travelling bareng. Ada yang karena berulang-tahun dan ada yang karena misi bersama: mudik, pulang kampung.

guilt

foto: copper-threads.blogspot

Ini masih belum dan lain-lain-lain. Urusan rumah-tangga, beberes, menyetrika dan seterusnya. Walhasil dua puluh empat jam rasanya kurang. Jika memungkinkan sehari sebaiknya 36-jam saja. Ini masih ketambahan lagi, saya harus mengedit beberapa naskah. Sejujurnya saya malas sekali mengedit. Karena menurut saya editing adalah dua kali kerja. Seolah mencuci mobil lalu masih kurang bersih, harus dicuci ulang. Ini juga kalau masih terasa kurang bersih harus dicuci lagi. Sampai benar-benar bersih. Masalahnya apakah ada yang tahu bahwa debu sudah habis tuntas atau masih tersisa setitik? Itulah editing! Sayangnya tidak ada orang yang mau mengedit tulisan saya tanpa upah yang cukup. Sekalipun saya mampu memberikan upah misalnya, belum tentu juga cara editannya saya suka dan cocok. Jadi wajar saja jika saya berharap sehari adalah 36-jam. Hicks,..

Dosa yang aneh adalah ketika saya tidak menulis beberapa hari. Parah ketika mencapai bilangan minggu lalu berbulan tidak menulis. Paling mengerikan ketika bertahun-tahun yang lalu saya tidak bisa menulis sama sekali karena sangat ‘muak’ dengan kehidupan yang saya jalani. This is true, perasaan muak membuat seseorang tidak bisa mencurahkan inspirasi/daya pikir/daya kreasi. Maka saya menghindari rasa muak, rasa sebal dan rasa benci. Kesemuanya adalah bibit-bibit penyakit yang menghambat kesempatan saya untuk menuangkan tulisan. Hsyoooooh,…! Semua itu harus terusir pergi menjauh dari kehidupan. Saya tidak tahu mengapa Tuhan menempatkan dosa yang aneh untuk saya? Perasaan tidak enak dan berdosa jika tidak menulis apapun juga? Apakah saya juga sedikit gila? Jangan-jangan mengidap bipolar juga?He-he,... Aduh jangan sampai deh yaaaa…! Pokoknya saya senang dan harus meluangkan waktu untuk menulis setiap harinya. Ketika berhari, berminggu, berbulan bahkan bertahun tidak menulis, rasanya berdosa bingiiits!

Padahal yang saya tuliskan barangkali hanya sekedar omong-kosong atau ocehan tak karuan. Tetapi saya menyadari setiap hari, setiap detik dalam keabadian yang terlewat begitu saja dan tersia-siakan tanpa muncul dalam bentuk tulisan akan sangat disayangkan. Saking sibuknya dalam seminggu saya bahkan berkeliling ke tiga-kota. Bukan dalam rangka bisnis. Acaranya macam-macam. Seperti yang saya katakan, ada sahabat berulang-tahun. Ada keharusan pergi ‘nyekar’ alias tabur bunga untuk ibu. Ada pertemuan teman yang baru pulang dari Hungaria. Yup, seorang teman saya terdampar dan menetap lama di Hungaria. Sendiri and being single. Of course banyak cerita yang hendak disampaikannya. Dan sebagai seseorang yang sangat gemar mendengar cerita (dan juga bercerita), saya tidak mau kehilangan kesempatan mendengar kisahnya dari Hungaria. Huff… Yang terakhir saya mengantar teman yang hendak membeli rumah di kota lain. Seseorang yang hendak membeli rumah dan melihat-lihat kondisinya saja mengapa harus saya yang menemani? Mau tidak mau dan sekaligus dalam satu rentetan perjalanan, karena kami melakukan acara tabur bunga bersama. Sepulangnya ia hendak melihat rumah, masakan saya acuhkan dan tak mau menemani?

Setiap detik yang berlalu di kehidupan bagi saya sangat berharga. Dan itu adalah waktu yang saya lewatkan bersama keluarga, sahabat dan teman -teman terdekat. Bagi saya memotret kehidupan adalah pekerjaan yang saya sukai. Mendengar cerita tentang kehidupan banyak orang dan membagi cerita tentang kehidupan banyak orang. Mengapa? Satu dan yang lainnya dapat saling mempelajari. Bagaimana masing – masing orang menjalani hidup yang unik dan berbeda. Lalu apa kesalahan-kesalahan yang terjadi? Apa pencapaian-pencapaian yang telah diraih? Masing-masing memiliki hal khusus yang menarik untuk didengar dan dibagikan kepada orang lain. Bukan untuk sekedar menilai baik-buruknya tetapi untuk mengambih hikmah dari kebaikan dan keburukan tersebut! Dooh,… setelah ini saya masih harus mengedit 60 halaman. Setelahnya masih harus membersihkan rumah. Setelahnya masih harus menata lemari. Setelahnya masih harus menyediakan makanan. Dan masih banyak buku yang belum saya baca. Inipun saya sudah melewatkan hal-hal kewanitaan seperti belajar memasak yang aneh-aneh atau baking-baking. Tidak ada waktu! Ugh,...dosa yang aneh! Tidak menulis kok bisa merasa sangat berdosa?

Facebook Comments

About Josephine Winda

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif