Home » Rubrik Khusus » Winda's Scriptease » Akhirnya Jokowi Juga

Akhirnya Jokowi Juga

Setelah bumi gonjang-ganjing dan langit kelap kelip. Dengan segala drama-drama di DPR maupun MPR akhirnya Jokowi jadi juga dilantik sebagai presiden. Sebagian besar orang bernafas lega, yang lainnya menelan kecewa tetapi mau tidak mau menerima. Sebab jika tidak menerima Jokowi sebagai presidennya mau pindah kemana? Alaska? Seharusnya ini jadi ajang bulan-bulanan bagi perseteruan permusuhan antara pendukung Jokowi dan Jendral Ganteng. Tetapi yah, tidak selayaknya lah mengejek yang kalah dengan kata-kata, “Gue bilang juga ape,…” Bayangkan saja jika nasib sebaliknya menimpa pendukung Jokowow dan terjebak di negara yang pemimpinnya bukan mas Joko. Antara sebal tetapi harus menerima. Duluuuuuuuu banget ada teman yang langsung pindag ke Amerika ketika almarhum Gusdur terpilih. Saking kecewanya karena yang terpilih Gusdur! Tapi dia punya uang, tenaga dan koneksi untuk pindah kesana. Dan sekarang lumayan sukses sih! Bagaimanapun juga pindah ke negara adidaya yaaa,… ada kekuatan disana. Kita? Bersyukur aja di Indonesia gitu loh, beras abis masih bisa minta sama tetangga atau sodara!

Tetapi kalau setiap kali pemimpin negara terpilih adalah tokoh yang tidak kita idolakan atau simpatikan lalu kita harus selalu pindah ke negeri lain, bisa jadi terus-terusan berpindah dong? Kan tidak selalu kehendak kita terpenuhi, emangnya kita dewa? Akhirnya Jokowi juga yang jadi presiden. Sebagai pendukung ya saya turut gembira. Dan salut juga Jendral Ganteng akhirnya datang ke pelantikan Jokowi dan memberikan tanda salute pada presiden terpilih. Acara ‘mutung’ rupanya sudah selesai. Demikian juga bagi Anda dan saya, saatnya persatuan Indonesia. Sekarang kalahkan Amerika, kalau bisa! Maksudnya dalam hal ekonomi, tehnologi, birokrasi, goverment dan lain-lain,… Bukan ngajak perang! He-he-he,…

jokowowAkhirnya Jokowi juga. Buat saya sih bukan berarti berakhir. Wong, ibaratnya Jokowi itu DKU, dinas kebersihan umum. Ia harus membersihakan sisa-sisa sampah reformasi, menegakkan tiang-tiang demokrasi kembali, menjaga hak azazi, sekaligus juga tidak sampai terzolimi. Bagaimana tidak? Kebebasan yang berlebihan hingga presiden dihujat seenak udel, hanya terjadi dimasa ini. Jaman dulu pernah ada masanya melihat presiden seperti ketemu dewa. Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Menghujat yang lalu sampai terlunta-lunta bencinya, padahal jika diruntut ya pasti ada jasanya jugalah para pemimpin itu kepada negeri ini. Memuja-muja presiden yang sekarang seperti titisan dewa, lho…balik lagi dong kayak jaman dahulu? Gimana sih? Kok muter-muter kayak setrikaan? B iasa aja! Jokowi memberikan harapan yang sangat luas bagi masyarakat, bagi Anda dan saya. Tapi ingat dia manusia biasa seperti Anda dan saya juga. Punya keterbatasan, punya maksimalnya angkat beban dan mungkin punya sifat yang kurang baik juga. Jalan juga bisa terpeleset. Dimaklumi sajalah, beri kesempatan dan jangan juga terlalu didewakan. Sejak hari ini, lihat sejauh apa dia bisa bekerja?

Akhirnya Jokowi juga, menurut saya sih justru bukan kemenangan, tetapi babak baru perjuangan. Bagaimana¬†membersihkan semua porak-poranda pesta yang telah usai. Bagaimana memperbaiki kesalahan dan dosa-dosa masa yang silam? Saya sih tidak mau duduk di kursi Jokowi saat ini, rasanya lebih menyeramkan daripada kursi listrik! Bagaimana tidak semua lapisan dan golongan sudah ngantri memberikan daftar wish list-nya. Minta semua hal dikabulkan dan dibereskan, komnas ham, ICW, komnas orang hilang, mungkin juga KPAI? Belum segala organisasi ini dan itu minta perhatiannya. Waduh,… pecah ndase! Tetapi tidak ya, bukan hanya Jokowi sendiri yang harus bekerja. Kita semua harus bekerja dan terutama me-revolusi mental itu lho? Dari mental bathur jadi orang yang bersikap teratur, sopan, intelek, trampil dan sigap! David Copperfield saja belum tentu sanggup menyulap Indonesia jadi negara adidaya, apalagi Jokowi yang bukan pesulap?

Facebook Comments

About Josephine Winda

4 comments

  1. katedrarajawen

    Walau Presiden Jokowi bukan pesulap, tetapi dengan tekad untuk bekerja, bekerja dan bekarja plus menjaga integritas dan dukungan rakyat, semoga bisa menyulap banyak perubahan ke depannya, Ci Jo

  2. Pindah negara asal ga sering pindah kelain hati saja walah bisa bahaya wkwkwkwk kalau saya sih asal Indonesia lebih baik dari sebelumnya oke aja mudahan jokowi ga banyakan nyanyi ,curhat dan selfi wkwkwkkw pisss deh achh wkwkwwk

    • waaakkksss ikaaaa…selain nyanyi, curhat dan selfie… bikin buku puisi juga gapapa…kalo IKA yang melakukan …kalo Jokowi jangaaan…masih banyak kerjaan..

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif