Mencari sinyal

 sinyal handphoneBeberapa hari ini saya browsing tentang modem dan operator seluler (perdana dan paket internet). Maklum sudah lama sekali saya bermasalah dengan modem. Jaringannya sering nol, kadang juga meskipun ada jaringan tapi tetap tidak bisa lancar. Hal ini menyulitkan pekerjaan saya sehari-hari sebagai penulis. Juga ketika saya ingin belajar bahasa dengan intens melalui youtube tidak bisa, sekedar mencari hiburan dengan menonton film di youtube juga begitu, atau bermain game candy crush yang selalu tidak bisa. Kadang, bisa dibuka atau dimainkan hanya jika baru isi ulang, itu pun hanya sesaat. Saya butuh sekali youtube, upload dan download, main game, atau lainnya. Sungguh menyebalkan ketika saya harus menanti sepanjang hari jaringan akan muncul namun ternyata tak muncul juga.

Saya coba dini hari/subuh tidak bisa, pagi jam 6-an tidak bisa, agak siang, siang,  sore, malam, hingga tengah malam tetap tidak bisa. Puncaknya saya ingin membeli modem dan mencari operator baru, siapa tahu bisa meningkatkan produktivitas saya.

Bingung sekali saya melihat begitu banyak pilihan. Dari yang 21 Mbps hingga 150 Mbps. Browsing sana sini jebrett muncullah rekomendasi mbah google. Lama berkutat dengan koneksi yang lemot pilihan 100 atau 150 Mbps sangatlah menggiurkan. Tapi tunggu sebentar, operator di Indonesia ternyata rata-rata kecepatannya hanya sekitar 7,2 Mbps. Belum lagi dibutuhkannya jaringan 4G dan teknologi LTE, di Indonesia belum mendukung untuk itu. Ibaratnya seperti punya mobil canggih tapi sopirnya nggak canggih/nggak bisa nyetir. Jaringan 4G dan teknologi LTE sendiri baru akan ada beberapa tahun kemudian. Mikir lagi saya, apa sekalian saja ya punya modem canggih ini biar besok kalau sudah benar-benar ada 4G dan LTE di Indonesia nggak usah beli modem lagi. Atau beli yang kecepatannya sedikit di atas standar rata-rata operator saja? Dengan risiko besok-besok kalau teknologi makin canggih berarti kemungkinan harus beli modem lagi.

Itu baru soal modem. Lalu soal operator sebenarnya menurut saya kurang lebih sama harganya, cuma mereka bermain pada variasi kecepatan, waktu, kuota, masa aktif kartu, dan masa berlaku pulsa. Masalah operator ini juga saya perhatikan. Jangan sampai katanya bagus tapi ternyata di kota saya belum ada jaringannya. Cari yang unlimited, perdananya murah, dan paketnya isi ulangnya murah, tapi lancar pastinya.

Di sepanjang pencarian itu saya menemukan bahwa konon Axis akan merger dengan XL, sedangkan Starone dan Flexi ingin beralih menjadi GSM. Di Indonesia katanya operator jaringan terlalu banyak, akan lebih baik kalau dikurangi dengan merger. Mirisnya lagi, teknologi kita jauh tertinggal dari Korea, Jepang, Malaysia, dan lain-lain. Mereka sudah bersiap menuju 5G, sedangkan Indonesia 3G saja belum tuntas.

Terlalu banyaknya operator sedikit banyak mendatangkan gangguan pada sinyal. Akibatnya banyak dijual antena penguat sinyal. Waktu saya mencari di toko online saja, hampir semua menjual antena merk yagi. Padahal saya juga membaca bahwa tindakan-tindakan yang mengganggu sinyal semacam ini itu bisa dikenakan hukuman (apa ya lupa?). Sejujurnya saya juga ingin beli. Siapa sih yang nggak pengen ngenetnya lancar. Kan enak kerjaan dan segalanya bisa berjalan lebih cepat dan teratur, lebih nikmat dan nyaman. Belum lagi dengan adanya warnet-warnet yang konon juga bisa mengganggu sinyal pengguna lain.

Sekarang bagaimana solusinya? Kami kan hanya ingin internet lancar? Mengapa kami dihukum? Kami butuh cepat, butuh maju. Beri dong solusi yang tepat.

Kalau memang dengan merger operator (pengurangan operator) bisa lebih cepat atau terbitnya regulasi 4G LTE bisa mempercepat ya ayo segera diwujudkan.

Ini saja saya masih dengan modem dan operator yang sama, lambat. Mau pakai antena eksternal juga kok ya gimaaanaa… gitu. Jadi serba salah. Heran, dihukum tapi nggak diberi solusi.

Ayo dong yang pinter-pinter IT, sumbangkan saran kalian untuk perkembangan telekomunikasi di Indonesia.

ilustrasi gambar : covallent.blogspot.com

Facebook Comments

About gardeniaaugusta

6 comments

  1. Kuncinya cuma satu : pilih operator yang jaringannya paling bagus di tempat Mas/Mbak. Jangan terpengaruh iklan…

  2. gardeniaaugusta

    Bisa sih, tapi harus coba-coba dulu berbagai operator. Lagipula solusi itu cuma sementara. Kalau di sekitar banyak yang pakai penguat sinyal / banyak pengganggu sinyal (karena sinyal mereka buruk) ya tidak tahu lagi.
    Terima kasih masukannya.

  3. Kalo sinyal telkomsel gimana di tempat situ? Saya pake telkomsel internetnya lancar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif