Home » SOSIAL BUDAYA » Gaya Hidup » Ekspresi » Opini Ketik'ers » Kenapa Tidur di Tengah Jalan?

Kenapa Tidur di Tengah Jalan?

polisi tidur2Tidur adalah aktivitas yang menyehatkan, tapi tidur yang satu ini sangatlah menyebalkan. Sudah tidurnya di tengah jalan, tak tanggung-tanggung pelakunya adalah polisi. What? Iya, polisi, tapi bukan dalam arti yang sebenarnya. Polisi tidur maksudnya, yaitu aspal/semen/bagian jalan yang ditinggikan lebih dari bagian jalan lainnya. Di desa dekat rumah saya ada yang berupa tampar raksasa yang diletakkan melintang di tengah jalan.

Sebagai salah seorang pengguna jalan pembangunan polisi tidur sangat mengganggu. Mengapa saya ikut terkena dampaknya? Di perumahan atau desa di sekitar tempat saya tinggal bangunan semacam ini banyak dijumpai. Melewatinya sungguh tidak nyaman, membuat mual dan pusing. Apalagi kalau naik becak berkecepatan sedang hingga tinggi, rasanya tak ingin lewat jalan itu. Nggak karu-karuan badan dan kepala ini dibuatnya. Belum lagi kalau kepentingan sudah mendesak, tak bisa cepat sampai tujuan. Polisi tidur seringkali diberi tanda garis putih dan hitam atau kuning dan hitam, namun ada juga yang tak diberi penanda sehingga ketika saya dibonceng seseorang yang tidak sadar akan polisi tidur ini badan saya langsung terpental tinggi (meski tidak sampai jatuh). Terkadang jaraknya begitu dekat. Saya berpikir, “Bagaimana jika ibu hamil yang lewat sana? Pasti lebih tidak nyaman lagi dari saya.”

Mengapa banyak sekali polisi tidur?

Bukankah lebih baik jika kita melaksanakan tata tertib berkendara dengan kesadaran sendiri? Disiplin diri sebagai pengguna jalan, menghormati hak dari pengguna jalan lain. Tidak adakah solusi yang lebih baik?

Hhh…..seandainya ditemukan solusi yang lebih baik kemudian semua polisi tidur akan dibongkar. Sungguh senang hati ini.

ilustrasi gambar : http://beritaprotes.com/2014/04/mimpi-buruk-polisi-tidur/

Facebook Comments
Tidur adalah aktivitas yang menyehatkan, tapi tidur yang satu ini sangatlah menyebalkan. Sudah tidurnya di tengah jalan, tak tanggung-tanggung pelakunya adalah polisi. What? Iya, polisi, tapi bukan dalam arti yang sebenarnya. Polisi tidur maksudnya, yaitu aspal/semen/bagian jalan yang ditinggikan lebih dari bagian jalan lainnya. Di desa dekat rumah saya ada yang berupa tampar raksasa yang diletakkan melintang di tengah jalan. Sebagai salah seorang pengguna jalan pembangunan polisi tidur sangat mengganggu. Mengapa saya ikut terkena dampaknya? Di perumahan atau desa di sekitar tempat saya tinggal bangunan semacam ini banyak dijumpai. Melewatinya sungguh tidak nyaman, membuat mual dan pusing. Apalagi kalau naik…

Review Overview

About gardeniaaugusta

4 comments

  1. katedrarajawen

    Polisi tidur ini ibarat makan buah simalakama deh, di sisi lain dibutuhkan, tapi di sisi lain sudah keterlaluan, apalagi kalau di komplek perumahan, polisi tidurnya berjejer kayak jemuran, gimana gak reseh?

    • gardeniaaugusta

      Benar, sangat merepotkan. Yang mengganggu (kebut-kebutan) hanya beberapa orang / kelompok tertentu tapi yang kena getahnya semua pemakai jalan itu.

  2. iyahh… kalo di kampung sih menurut aku penting banget.. gimana enggak dimana-mana kan banyak anak kecil, biar enggak ada yang kebut-kebutan..

    • gardeniaaugusta

      Hmm…saya berharap ada solusi yang lebih cerdas untuk masalah ini. Ini benar-benar membuat tidak nyaman. Sangat banyak, bahkan terlalu banyak. Di mana-mana ada polisi tidur.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif