Home » SOSIAL BUDAYA » Gaya Hidup » Rekreasi » Jalan Jalan » Pantai Tanjung Pasir Yang Tidak Terawat

Pantai Tanjung Pasir Yang Tidak Terawat

Di antara teman-teman  ada yang pernah main ke pantai tanjung pasir?

Saya akan cerita pengalaman saya beberapa hari lalu waktu menyempatkan waktu pergi ke pantai tersebut, pantai tanjung pasir tidak jauh dari bandara Soetta sekitar 15 menit jika sedang tidak macet namun pas saya kesana adalah tanggal 1. pertamanya hari itu dan suami tak ada rencana keluar Rumah lalu kami browsing mencari -cari tempat untuk membuka usaha, lalu iseng-iseng suami saya dia mencari tempat di daerah banten dan ketemu nama pantai tanjung pasir, lalu kami membuka blog tersebut kelihatan nya menarik selain pantainya bersih dan tidak cukup ramai, lalu kami memutuskan untuk pergi ke pantai tersebut, kami berangkat sekitar pukul 12:30 sehabis dzuhur, dari rumah sampai jl.Raya kampung melayu cukup lumayan lancar tapi setelah kami lewati Jl.kampung melayu mobil dan motor mulai padat, setiap kendaraan kepingin duluan sedangkan jalan cukup kecil tidak seperti jalan raya lainnya walaupun jalan nya mulus,

lkjh

Kendaraan yang seharusnya berjalan di arah kiri malah nyerbu kekanan ya yang kanan akhirnya tidak bisa melajukan kendaraannya, sedangkan dalam kemacetan tidak ada petugas untuk menghalau supaya jalanan teratur, secara perlahan kami terus berjalan walau udara cukup lumayan panas dan berdesak-desakan,,

DSC_0191l

Ini adalah pintu masuk namun kami tidak masuk melalui pintu utama karena macet dan kami terpaksa belok kanan lalu parkir di pinggir-pinggir kolam dan dari pintu masuk ini masih  sekitar beberapa ratus meter,dan  beberapa lelaki meminta kami parkir di pinggir kolam karena jika kami memaksakan memakai kendaraan hal yang tidak mungkin kami dapat sampai dengan waktu setengah atau bahkan satu jam, mau tidak mau kami pun memarkirkan kendaraan kami di pinggir kolam-kolam besar tempat pemancingan,

DSC_0174

Setelah itu kami berjalan kami menuju pantai, dan menelusuri jalan setapak yang sangat kotor dan kumuh, sampah dimana-mana lalu menyebrang sungai dengan bambu 3 lonjor membuat kami takut bahkan sampai njerit-jerit karena takut jatuh, dan nyebrang jembatan tersebut kami harus bayar 1000Rp perorangan setelah itu kami melanjutkan perjalanan lagi ip
Dengan pemndangan jalan becek juga penuh sampah l
kendaraan dan cuaca yang sangat panas, sekitar 30 menit kami berjalan akhirnya sampai ke pantai sesampainya dipantai saya merasa terkejut, pantai tersebut tidak jauh dari ibu kota bahkan banyak orang yang nyebrang ke pulau seribu karena itu jalan terdekat buat ke pulau tersebut,

u DSC_kl

 

Pantai yang sama sekali sudah tidak terawat tersebut mungkin di jadikan pilihan oleh masyarakat terdekat buat liburan di tahun baru atau harai-hari libur lainnya, selain murah dan terjangkau juga banyak makanan yang masih standar harganya, untuk pejalan kaki hanya 5000 Rp tiket masuknya dan pengendara sekitar 10 sampai 15rb, melihat sekitar pantai banyak sekali yang datang hari itu dan terlihat bahagia tertawa penuh dengan candaan ada yang makan-makan ada pula yang renang atau menyebrang ke pulau untung jawa.

DSC_0222oDSC_02059

Jika menelususri pantai tanjung pasir keterusannya maka pantai itu tembus ke pantai ancol jakarta utara, saya juga melihat antara pantai tanjung pasir dan pantai ancol itu masih satu barisan hanya saja yang membuat mereka berbeda, pantai ancol terawat dan mewah sedangkan pantai tanjung pasir terabaikan dan banyak sampah, padahal jika rapi seperti ancol saya yakin peminatnya juga akan lebih banyak, misalkan ada pengusaha yang membuat hotel atau apalah ya contohnya seperti di ancol begitu, di bangun dan di rawat dengan baik pasti akan ada banyak wisatawan yang datang karena tanjung pasir punya pulau untung jawa dan pulau seribu jadi pantai tanjung pasir sebenarnya lokasi ini bukan tujuan akhir bagi sebagian besar pengunjung,biasanya mereka melanjutkan dengan menyeberang ke kepulauan Seribu.pulau yang paling sering dan paling banyak serta paling dekat dikunjungi adalah pulau Untung Jawa.

p

Buat kamu jika ada kesempatan main ke pantai tanjung pasir maka kamu coba nyebrang ke pulau untung jawa hanya sekali bayar untuk pulang pergi.waktu saya denger ada pengunjung yang nawar sih,Rp.20.000,-  tentunya kita bayar setelah kita menyeberang kembali ke darat tapi inget,kita harus naik kapal yang sama dengan yang nyebrangin kita tadi ya..!!
Satu tips,sebaiknya kembali ke darat jangan terlalu sore,hal ini untuk menghindari ombak yang semakin sore semakin besar.

Dan kamu juga bisa mampir ke Taman Buaya setelah atau sebelum ke Tanjung pasir, tapi saya waktu lewat gak sempat mampir karena pas kesana nya sedang macet susah buat nyebrang lalu pas pulang hujan dan sudah sore jadi hanya lewat saja.ljDSC_0229u

Semoga bermanfaat bagi kamu yang hendak berpetualang ke pantai tanjung pasir dan info terkini hehehehe

Facebook Comments

About dara jabar

One comment

  1. Romi Febriyanto Saputro

    Sangat disayangkan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif