Home » SOSIAL BUDAYA » Motivasi dan Inspirasi » Inspirasi » Hidup dan Kehidupan » Suka duka Operator Warnet

Suka duka Operator Warnet

warnet

gratisan.ucoz.com

Pada saat melamar pekerjaan, aku lebih suka menyukai pekerjaan yang banyak di lapangan, dan bisa bertemu banyak orang. Karena aku orangnya mudah bosan, kalau harus duduk seharian memelototi angka atau layar monitor. Pastinya akan membosankan sekali. Syukurlah pekerjaan itu kudapat. Sungguh menyenangkan rasanya bisa bertemu, dan bekerja sama dengan berbagai macam latar budaya dan Negara. Banyak pengalaman yang kudapat.

Tapi Itu cerita dulu, sekarang setelah memiliki usaha sendiri “Warnet” yang kami kelola sendiri. Akhirya mau tak mau aku dan suami harus terjun langsung, bergantian berjaga. Karena untuk membayar karyawan belum waktunya. Karena perkembangannya masih fluktuatif. Jadinya harus mau bersusah susah dulu. Ternyata setelah berkutat dengan pekerjaan yang berbeda beda. Semakin kusadari bahwasannya ditiap pekerjaan itu ada suka dukanya, nggak mungkin suka terus atau sebaliknya. Orang mungkin akan sinang sinawang, melihat pekerjaan orang lain lebih baik dari pekerjaannya, padahal belum tentu juga.

Yach, aku harus duduk lebih dari 8 jam sehari, duduk menatap layar monitor, pekerjaan yang sebelumnya tak kuinginkan. Namun sekarang harus kusukai. Aku harus mencari cari kesibukan lain, ketika suasana warnet sepi pengunjung. Supaya tidak jenuh, entah itu membaca buku, lihat-lihat resep baru, bermain sama kucing, nonton drama korea online, atau sibuk nulis di blog. Kalau lagi pengen, baru deh belajar photoshop atau membaca artikel tentang computer, supaya nanti jika ada permasalahan mengenai computer, aku nggak lebay histeris mencari pertolongan suami. Tapi ya gitu deh, otakku mendadak henghong jika belajar masalah computer. Kuakui selama ini aku hanya user doang. Itu sukanya.

Dukanya, banyak sekali…..yang paling bikin bête, kalau pas warnet rame sekali, terus mati lampu, tanpa pemberitahuan berapa lama. Belum lagi menghadapi pengunjung yang rewel, Yang suka download pake IDM sak enae dewe, headset yang sering ganti karena keusilan anak anak yang suka menggigiti kabel, belum lagi pengunjung yang kabur tidak bayar atau malah suka ngutang dan insomnia waktu di tagih, bukannya bayar malah bentak bentak nggak karuan, uang di lempar dimeja. Ku elus dadaku,sabar…sabar.. ya ampun kok galakan dianya ya, dia yang berhutang dia yang galak padahal sudah baik baik nanya. Katanya dia mantan camat, tapi kelakuan seperti preman pasar. Kalau seribu, sepuluh ribu saya ikhlasin nah ini, hampir 100 an ribu untuk pembayaran cetak foto dia. Lumayan kan buat beli beras dapet 10 kilo. Akhirnya daripada ribut. Saya ikhlasin aja….sambil ngancam. Saya punya kesabaran juga, sudah sabar ngadepin dia selama 3 bulanan, memberikan keluwesan, namun malah perlakuannya pada kami semakin buruk.

“ Bapak tidak usah bayar, namun tolong jangan pernah datang ke warnet kami lagi” selesai perkara! Kata saya tegas.

Bukan itu saja, ada saja ulah pengunjung yang membuatku terkaget kaget, ada yang dengan tenangnya memintaku mengubah akte,  KTP,  kartu keluarga atau yang lainnya. Syukurlah saya tidak pernah mau. Meskipun pelanggan adalah raja tapi kalau melakukan pekerjaan yang bertentangan dengan hati nurani. Siapa yang mau?

Di tempat kakakku yang memiliki usaha yang sama, tak kalah serunya, dari karyawannya yang suka nyolong, yang akhirnya dia pecat, sampai kabel kabel computer ( CPU, Keyboard, mouse, headset) di gembok karena seringnya hilang. Bukan itu saja CPU juga hilang…eh CPU nggak hilang, Hardiskna yang di dalam CPU raib. Karena pengalaman-pengalaman kecil tersebut saya semakin awas sekarang, pengalaman di buat pelajaran.

Facebook Comments

About fidia

7 comments

  1. katedrarajawen

    gak nyangka ya jadi operator warnet itu banyak dukanya juga , sabar dan sabar deh :games

  2. mengubah akte, KTP, kartu keluarga? shock https://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif
    ternyata, bisnis operator warnet banyak dukanya. sabar ya, mbak dan tetap semangat https://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif

    • Bisa saja mereka tidak tahu,mungkin maksudnya supaya cepet, bisa juga untuk hal-hal yang negatif :)

  3. Muhammad Armand

    Mang ada anak suka gigitin kabel?
    Wah pantas anak2 skrng kuat-kuat
    wkwkwkwk

  4. hehhee… sama yak, ane juga buka usaha warnet, desember 2009 saya buka warnet alhamdulilah lancar dan akhirnya berkembang, 2012 saya bisa buka cabang dan punya 2 warnet, suka duka pun datang warnet yg pertama kontrakan gak bisa di perpanjang akhirnya pindah tempat, ngontrak ke tempat lain yg lokasinya gak jauh2 dari warnet yg lama dengan harapan pelanggan gak lari, 1,5 bulan berselang warnet di kontrakan baru mulai rame alhamduliah walaupun pindah masih tetep rame.. cerita pahit datang di 24 feb 2014.. saat itu warnet tutup jam 2 malem ane putusin tutup rada awal karena lg gak enak badan,eeehhh jam 3 pagi warnet ane di bobol maling 9 lcd monitor dan 10 cpu di embat tanpa ampun.. maling masuk dari jendela belakang dan menggasak seisi warnet, tersisa 5 lcd dan 2 cpu aja. lainya amblass tak berbekas, lapor polisi tp sama aja gak ada pengembangan kasus, dan sampai sekarang kasus pencurian di warnet saya seakan mati suri gak ada kelanjutan. ini satu pukulan berat dan pelajaran berharga dalam hidup saya, dari setiap kejadian psti ada hikmahnya, saya tetep harus semangat dan tidak putus asa. walaupun sekarang cm punya 1 warnet tapi saya tetep semangat buat cari nafkah demi mencukupi kebutuhan keluarga anak dan istri.. berpikir untuk buka usaha yg lain tp belum nemu ide yg bagus. yahh sementara di jalani aja dulu usaha ini semoga besok ada jalan,, salam kenal dari saya di jogja :D

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif