Home » SOSIAL BUDAYA » Motivasi dan Inspirasi » Motivasi » Sang Motivator Terbaik itu Sesungguhnya adalah Diri Sendiri

Sang Motivator Terbaik itu Sesungguhnya adalah Diri Sendiri

INSPIRESang Motivator Terbaik itu Sesungguhnya ada Didalam diri Kita Sendiri
Pagi ini saya dan Lina istri saya, ke sebuah pasar sayur yang lokasinya berjarak tempuh sekitar 15 menit berkendara dari kediaman putri kami di Mount Saint Thomas. Kami senang berbelanja disini, karena alasan semua product fresh from the garden. Masih segar segar semuanya. Dan alasan yang tak kurang pentingnya adalah lebih murah , dibanding belanja di Figtree Mall yang jaraknya Cuma 1 km dari kediaman kami.
Nah, selesai belanja diruang full ac tersebut, kami mengangkat semua barang belanjaan dan memasukkannya kedalam bagasi mobil. Sekali belanja di sini, yaa sekitar 90 dollar, cukup untuk makan 3 hari sekeluarga. Itu untuk ukuran makanan yang biasa biasa saja.

Setelah semua belanjaan masuk bagasi, mobil saya starter dan kami mulai meluncur perlahan meniggalkan halaman perpakiran Fairy Meadow. Tiba tiba terdengar bunyi gledak gleduk di ban mobil. Saya langsung cari tempat aman dan berhenti. Melonggok kebawah kolong mobil, tapi tidak terlihat ada ban yang kempes. Naik lagi dan mulai jalan kembali. Tetapi baru berjalan 10 meteran, bunyi tidak nyaman ini menganggu lagi.Saya pikir, pasti something wrong. Nggak mungkin ada apa apanya, koq bunyinya bisa rewel seperti ini. Saya cari tempat parkir aman di perpakiran Mc Donald.
Langsung bergaya montir berpengalaman, memeriksa ulang kembail ke empat ban mobil Toyota Yarris mungil kami dan… ternyata baru terlihat ada sebuah baut yang cukup besar, menancap di ban. Pantesan bunyinya geledak gleduk. Saya katakana pada istri saya , ban harus diganti.
“Nah, bagaimana? Kita cari bengkel? “. Kata istri saya . Ah ya enggaklah, masa Cuma ganti ban harus kebengkel . Biaya ganti ban dan tambal sekalian , minimal kena 45 dollar. Tanpa kalkulator, otak saya sebagai orang Indonesia, langsung bisa mendapatkan kalkulasinya = 450 ribu rupiah!

Bongkar Pasang Sendiri
Jujur selama 20 tahun lebih saya tidak pernah lagi menganti ban mobil sendiri. Karena kalau di Jakarta , ada Bang Siregar yang biasa nongkrong di jalanan Kemayoran. Gampang. :” Bang,tolong ganti ban serap dan sekalian ditambal yaa” ..Nunggu, sekitar 20 menit, ban sudah ganti dan yang bocor sudah ditambalin. 20 ribu rupiah. Selesai . Si Bang Siregar ,senang,,;”Makasih ya Oom>”
Tapi disini, mana ada bang Siregar. Jadi mau tidak mau saya harus bisa mengerjakan sendiri. Saya mulai mengeluarkan kunci pembuka ban dan mulai bekerja. Tapi ternyata sekuat apapun saya mencoba melonggarkan baut roda yang dikunci, sama sekali tidak bergeming. Rupanya dikunci pakai mesin. Nah lho…..
Saya motivasi diri sendiri. “ Dulu saya kan 5 tahun berlatih kungfu, dan karate, masa iya Cuma buka baut saja nggak bisa!?” Saya tegor diri ,sambil motivasi diri sendiri. Saya mencoba mengempos seluruh energy dan mengeluarkan jurus :” Eng Jiaw Kang atau jurus rajawali mencengkram>” Saya genggam sekuatnya dan menyentak kebawah alat pembuka roda. Krak…nah , bisa kan…ternyata saya hebat… Keempat baut roda sudah mulai saya longgarkan. Tiba tiba istri saya mengingatkan:” Dongkrak belum dipasang tuh sayang…”
“Oya.. ya “ jawab saya ,sambil kembali ke bagasi mobil ..eee ternyata dongkraknya dikunci pakai baut . Dan sekali lagi saya haru mengerahkan tenaga lweekang saya dan akhirnya dongkrak bisa dikeluarkan dari sarangnya.. Sementara keringat sudah mulai bercucuran. Kendati lagi musim dingin.

Are you Okay?
Tiba tiba ada seorang yang lagi keluar dari Mc Donald melihat saya lagi jongkok datang dan menawarkan bantuan. Tapi saya pikir, kalau bisa lakukan sendiri, kenapa harus merepotkan orang lain. Saya jawab:’ Thank you mac.,,it’s okay”
Melihat keringat sudah bercucuran, istri saya tidak tega dan mau menolong memutarkan besi tuas untuk menaikkan dongkrak. Tapi lagi lagi saya gensi,masa iya Cuma untuk urusan ganti ban, istri saya harus jongkok jongkok…yang benar aja,” kembali saya menegor diri saya.. Masa Cuma itu nggak bisa!”
Nah, setelah berkutat sana sini, alhasil roda yang bannya disengat oleh baut, sudah diganti dengan ban serap. Horeee…ternyata saya bisa…Mungkin bagi orang lain, mengganti ban bocor , tidak ada apa apanya, tapi bagi saya suatu kebanggaan diri. Betapa tidak, dalam usia 71 tahun plus, saya bisa ganti ban mobil sendiri. Tanpa menyusahkan orang lain. Sesuai dengan motto hidup saya :” Jadilah manusia yang mandiri”
Ternyata sang motivator yang hebat itu, ada dalam diri kita sendiri..

Catatan:
Hanya sebuah kejadian sepele , namun sudah menghadirkan rasa syukur kepada Tuhan, bahwa dalam usia 71 tahun plus, ternyata saya masih bisa mengurus diri sendiri , menjadi manusia yang mandiri. Semoga tulisan kecil dan sederhana ini , ada manfaatnya untuk dibaca  dan menjadi inspirasi diri,bahwa sesungguhnya Sang Motivator Terbaik adalah Diri Sendiri

Mount Saint Thomas, 28 Mei 2014
Tjiptadinata Effendi

Facebook Comments

About tjiptadinata effendi

3 comments

  1. katedrarajawen

    Tepuk tangan dulu ah plok plok plok ayo kamu bisa ha ha ha luar biasa pak Tjipta perjuangannya, saya jadi ingat belum lama ini juga ada projek menulis buku, tapi begitu lihat syaratnya minimal 10 halaman langsung keok. Eh tiba2 ada yang ngomong, paya kamu masak gak bisa sih, kenapa gak coba? Akhirnya memang bisa dapat sebelas halaman lagi hehhe

    Soal diiri sendiri adalah motivator terbaik saya setuju banget karena pernah menuliskannya http://media.kompasiana.com/new-media/2011/07/24/aku-motivator-terbaik-381115.html

    Oh ya Pak sedikit koreksi dengan kalimat ini : sama sekali tidak bergeming————–saya kira kata tidak diabaikan saja. Terima kasih

  2. tjiptadinata effendi

    Terima kasih Pak Kate,yang senantiasa menyemangati saya untuk selalu menulis..terima kasih juga koreksinya…. Selamat sudah sukses menulis 11 halaman ya… Pak Kate memang luar biasa,,,Saya lagi belajar ,untuk menulis secara konsisten. Kalau di Indonesia, tidak memungkinkan, karena mobilitas yang sangat tinggi.Salam hangat dan semoga saya bisa meniru , persistensi pak Kate dalam menuangkan artikel artikel yang bermanfaat./salam hangart dari kami

  3. Are you okay? Okay pak tjiptadinata effendi :)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif