Home » SOSIAL BUDAYA » Motivasi dan Inspirasi » Motivasi » What you get is what you prepare!

What you get is what you prepare!

future

www.se-support.org

Jika berbicara masa depan, sebagian besar orang sudah tentu menginginkan masa depan yang cerah (sukses:red). Namun, yang menjadi sebuah ironi, terkadang mereka lupa bahwa untuk mendapatkan masa depan yang cerah diperlukan sebuah perencanaan, usaha yang keras dan dibarengi doa. Biasanya, kita terlalu terlena dalam imajinasi indah seputar masa depan. Whereas, take an action to what you want is more important than just imagine it.

Jadi, apa yang seharusnya kita lakukan adalah :

1. Buatlah Perencanaan dalam Hidup (Planning your life)

Di dalam kehidupan, kita harus memiliki rencana hidup yang jelas. Sebagai contoh, ketika kita ingin menjadi seorang guru, kita harus mengetahui apapun yang berhubungan dengan guru. Dalam artian, kita mempersiapkan diri untuk berusaha menjadi seorang guru. Langkah-langkahnya, tentu dengan mendalami konsentrasi bidang ilmu yang diinginkan dalam ranah kependidikan. Itulah contoh kecilnya.

Akan tetapi, janganlah sekadar membuat perencanaan. Kita pun harus mempunyai target yang jelas. Misal, dalam menggapai harapan menjadi seorang guru, kita menargetkan untuk menggapainya selama 4 tahun. Maka, perjuangkanlah dengan baik selama 4 tahun tersebut. Bahkan, jika memungkinkan, akan lebih baik jika kurang dari itu.

Inti dari poin pertama ini adalah buatlah perencanaan hidup dan tuliskanlah dengan jelas target-target yang ingin dicapai dalam hidup kita ke depan. “Hari ini adalah waktu persiapan bagi sukses masa depanmu.” (Mario Teguh).

2. Urutkanlah target-target yang ditulis berdasarkan prioritas (Organize your targets wisely)

Setelah kita membuat perencanaan dan menuliskan target apa saja yang ingin dicapai, langkah berikutnya adalah kita harus mengurutkannya berdasarkan prioritas secara bijak.

Urutkanlah target-target kita dimulai dari hal terkecil hingga terbesar, dari yang cakupannya skala lokal hingga internasional. Hal ini penting karena akan memudahkan kita dalam berjuang mewujudkan target-target tersebut. Kita akan terarah langkahnya tanpa terjadi berbenturan pemikiran.

Jadi intinya, kita harus mengurutkan semua target kita secara bijak untuk memudahkan langkah kita dalam berjuang mewujudkannya.

3. Bergeraklah (Take an action)

Target sebanyak apapun akan menjadi sia-sia jika kita hanya berbicara tanpa melakukan sebuah tindakan. Janganlah menjadi orang yang berlabel NATO (No Action Talk Only).

Jika kita memiliki target yang besar, diperlukan pula tindakan yang besar. Dengan melakukan sebuah aksi atau tindakan, artinya kita telah berusaha memperjuangkan target-target kita. Maka bergeraklah untuk melakukan tindakan nyata dalam memperjuangkannya meskipun secara bertahap. “Sedikit demi sedikit tetap lebih baik daripada tidak melakukannya sama sekali.” (Mario Teguh).

4. Monitoring diri (Controlling yourself)

Pengawasan diri itu perlu dilakukan. Ketika kita bertindak, kita perlu sebuah pengawasan. Pun ketika mendapatkan hasil, kita juga perlu melakukan pengawasan sekaligus evaluasi. Hal ini dimaksudkan agar setiap tindakan yang telah kita ambil sejalan dengan apa yang kita targetkan. Jangan sampai salah jalur atau bahkan melenceng jauh.

Itulah empat poin penting yang harus kita terapkan dalam kehidupan : melakukan perencanaan dengan menuliskan target-target, mengurutkannya berdasarkan prioritas, melakukan tindakan untuk menggapainya, dan melakukan pengawasan saat bertindak serta ketika mendapatkan hasil sebagai evaluasi ke arah yang lebih baik.

Semoga apa yang telah saya paparkan diatas dapat membuka wawasan kita untuk mempersiapkan diri dengan baik dari sekarang dalam menggapai semua impian dan target hidup kita. karena what you get is what you prepare!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments

About ramlan

One comment

  1. Bagus kak.. https://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif
    hehe..https://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif