Home » SOSIAL BUDAYA » Tips dan Trik » Cara Menanam Bibit Kelapa Sawit ke Lahan Perkebunan

Cara Menanam Bibit Kelapa Sawit ke Lahan Perkebunan

 

Bibit Sawit Siap Tanam

Bibit Sawit Siap Tanam

Baru saja saya ditelepon seorang teman dari Riau, yang mengatakan bahwa bibit sawit tangkarannya menjadi layu dan daunnya seperti terbakar ketika akan dipindahkan ke lapangan. Penyebabnya adalah bibit mengalami dehidrasi berlebihan akibat salah penanganan.

Untuk menghindari hal serupa terjadi pada para penangkar pemula, hendaklah mencermati langkah-langkah berikut ini.

1.Hentikan pemupukan dengan pupuk kimia sebulan sebelum bibit dipindahkan.
2.Sehari sebelum bibit dipindahkan, siram kenyang semua bibit sawit,
3.Waktu mencabut/mengangkat bibit, miringkan bibit lalu potong akarnya yang keluar dari polibag dengan sabit. Jangan tarik paksa.
4.Ikat semua pelepah daunnya dengan tali plastik di dua tempat, bagian tengah dan agak ke ujung tajuk pelepah. Tali pengikat dilepas setelah 30-45 hari, tergantung cuaca. Jika cuaca terlalu kering, maka waktu pemotongan tali akan makin lama.
5.Susun tegak bibit di truk. Setelah pengangkutan yang jauh, turunkan dan susun bibit di tempat teduh. Bisa menggunakan peneduh tenda plastik biru. Tinggi bentangan tenda minimal 3 kali tinggi bibit. Biarkan bibit di situ selama minimal seminggu. Siram kenyang bibit setiap sore .
6.Angkat bibit ke lapangan dekat lubang yang sudah disiapkan (mengenai cara membuat lubang dan pupuknya sudah kami tuliskan sebelumnya). Buka polibag dengan pisau. Masukkan bagian tanah polibag ke lubang dengan posisi berdiri tegak. Uruk dengan tanah bekas galian lubang sampai tiga perempatnya. Biarkan yang seperempat untuk lembah tangkapan air hujan.
7.Berdoa kepada Tuhan, semoga tanaman Anda tumbuh subur dan menghasilkan buah yang baik.

 

Catatan kaki : untuk bibit sawit yang berumur 18 bulan atau lebih, sebaiknya papras/potong pelepah daunnya hingga tinggal setengah.

Nah, demikian langkah-langkah memindahkan bibit kelapa sawit ke lahan penanaman. Semoga bermanfaat.

 

foto dokpri.

Facebook Comments

About bang pilot

8 comments

  1. Wah, tulisan Bang Pilot ini bermanfaat sekali.

    Bang, numpang tanya nih, sebenarnya umur berapa bibit sawit paling baik untuk dipindahkan?

    Terima kasih atas jawabannya.

  2. Terima kasih atas atensinya.

    Umur paling tepat memindahkan/menanam bibit sawit itu tergantung pada dua hal.
    1.Ukuran polibag.
    Jika ukuran polibag adalah 40×45 cm, maka sebaiknya dipindahkan pada umur 12 bulan.
    Jika ukuran 30×35 cm, maka pada umur 10 bulan.

    2.Kondisi musuh di lapangan.
    Jika lahan yang bakal ditanami itu aman, tidak ada gangguan tikus atau landak, maka bisa ditanam pada umur seperti keterangan di atas.
    Jika ada ganguan tikus atau landak, maka tanamlah bibit sawit pada umur 18 bulan.
    Jika ada ganguan babi hutan, maka butuh bibit sawit umur 24 bulan.

    Demikian, semoga bermanfaat.

  3. Oh, begitu ya Bang.

    Bang, nanya lagi nih Bang.
    Bagaimana membedakan bibit sawit yang jantan dan yang betina?

    Takutnya nanti udah ditanam, nunggu 3 tahun, eh.., banyak yang jantan.
    Kan bisa rugi aku, Bang.

    Makasih banyak ya Bang.
    Bang Pilot emang jempolan!

  4. Membedakan bibit sawit jantan dan betina tidaklah sulit.

    Banyak orang mengatakan bahwa yang betina daunnya memiliki sulur atau benang daun di ujung daunnya. Padahal tidak semua bibit sawit betina ada sulurnya. Beberapa varietas bahkan tidak bersulur sama sekali. Jadi, petuah itu tidak bisa dijadikan pedoman.

    Yang benar adalah, bibit sawit jantan postur tubuhnya lebih bongsor dari rata-rata kawannya satu hamparan. Jadi, bibit sawit yang paling besar, tinggi dan gemuk, biasanya adalah jantan.

    Tanamlah bibit sawit yang postur dan tajuknya sedang-sedang saja. Dan sebaiknya pelepahnya berwarna hijau, bukan kuning atau jingga.

    Demikian Bang Pilot paparkan, semoga ada gunanya.

    Salaman yang erat.

  5. Waduh.., Bang Pilot memang ajib dech.
    Udah ganteng, baik hati, suka berbagi ilmu, responsif lagi.
    Bang Pilot pantas jadi Ketikers terbaik deh!

    Tapi maaf Bang, aku mau nanya lagi, yang terakhir nih.

    Abang koq nulis sendiri, komeng sendiri, nanya sendiri dan jawab sendiri?

    Sorry ya Bang, cuma heran aja, githu.

  6. Hush…., gak boleh nanya yang saru-saru !

    Entar Abang ketahuan kenthir lagi….

    Wakakakakaka………………

  7. katedrarajawen

    Bang Pilot benar2 kampiun nih di bidang perkelapasawitan hehhe..selalu ada tips yang bermanfaat, mumpung lagi kenthir ya, Bang?

  8. Iya Pak Katedra, saking jeniusnya, jadi kenthir.
    Wakakakakaka………..

    Salaman yang hangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif